TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PT Pertamina EP Rantau Field Andalkan Rumah Kreatif Tamiang

Ahmad Churi
29 April 2024 | 15:37
rubrik: CSR, Event
PT Pertamina EP Rantau Field Andalkan Rumah Kreatif Tamiang

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan atas dampak dari aktivitasnya, PT Pertamina EP Rantau Field, bagian dari Zona 1 Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina, selalu konsisten melakukan inovasi program Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan (TJSL). Salah satu program TJSL atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang jadi unggulan saat ini yakni Rumah Kreatif Tamiang. 

Setelah sempat absen pada tahun lalu, tahun ini PT Pertamina EP Rantau Field, kembali masuk nominasi mengikuti ajang penjurian untuk penghargaan TOP CSR Awards 2024. Presentasi dan wawancara penjurian disampaikan oleh Nurseno Dwi Putranto, Comrel ID PEP Zona I, bersama tim (Rara Ayuni Rahmadani, Fahmi Abdullah Al Faruk, Dzakyansyah Naufal, dan Royyan Anrozi).

Dalam kesempatan ini Tim PT Pertamina EP Rantau Field membawakan materi presentasi berjudul “Program Rumah Kreatif Tamiang”.

“Program ini dilatarbelakangi adanya keterbatasan masyarakat difabel, khususnya  di sekitar wilayah Aceh Tamiang yang kemudian kami pilih sebagai lokasi dalam program ini. Harapannya mereka bisa meningkatkan keterampilannya melalui Rumah Kreatif Tamiang ini. Sehingga mereka bisa mengembangkan minat, bakat dan ketrampilan untuk perekonomian mereka lebih baik,” ungkapnya dalam presentasi secara daring (26/04/2024) yang diselenggarakan Majalah TopBusiness Jakarta.

TOP CSR Awards merupakan kegiatan pembelajaran CSR sekaligus kegiatan penilaian untuk penghargaan CSR terbesar dan paling membanggakan di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan beberapa lembaga terkemuka di Indonesia antara lain Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia (PaGI), Asosiasi CSR Indonesia, Corebest (Lembaga Konsultan & Pelatihan CSR), Interdev (Lembaga Konsultan & Pelatihan CSR), LKN (Lembaga Kajian Nawacita), PAKEM (Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro), SDP (PT Sinergi Daya Prima/ Konsultan GCG), SGL Management (Konsultan Manajemen dan Bisnis), Solusi Kinerja Bisnis (SKB), serta asosiasi wartawan CSR Indonesia. 

BACA JUGA:   Optimalisasi SDM, Perumda Tirta Mangkaluku Kota Palopo Kembali Sukses Bukukan Kinerja Positif

 Secara umum, program TJSL yang dijalankan Pertamina EP (PEP) Rantau Field, tetap mengacu pada kebijakan dari induknya-PT Pertamina. Pertamina telah merancang berbagai program TJSL, yaitu bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan dan pemberdayaan dan ekonomi masyarakat. Perusahaan melaksanakan kegiatan TJSL secara terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan dengan tujuan agar dapat meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan.

“Kebijakan dan strategi CSR dilakukan untuk mendukung strategi bisnis Perusahaan secara berkelanjutan. Pendekatan dilakukan dengan merumuskan isu-isu keberlanjutan yang revelan dengan perusahaan. Dalam hal ini, perusahaan di antaranya telah mengadopsi ISO 26000 Social Responsibility, serta tiga pilar yang menopang kerangka kerja sebuah perusahaan, yaitu  ESG-Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola),” ungkap Nurseno Dwi Putranto.

Adapun “Program Rumah Kreatif Tamiang” merupakan program TJSL yang berupaya mendorong pemberdayaan masyarakat difabel di Aceh Tamiang. Melalui program yang dinisiasi sejak 2021 ini, diharapkan penyandang difabel di Kampung Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, bisa lebih percaya diri dan mampu mengakses lapangan pekerjaan untuk memperbaiki kondisi perekonomiannya.

Program ini terkait dengan bidang lingkungan, hak asasi manusia, praktik tenaga kerja, dan pengembangan masyarakat. Dari 2021-2023, telah berhasil dikembangkan empat unit usaha yang dijalankan, yakni Bengkel Difabel, Inklusi Coffee, Rumah Limbah Difabel dan Inklusi Baking. Sehingga Rumah Kreatif Tamiang menjadi wadah berekspresi dan berkarya kaum difabel di tengah Masyarakat, terutama untuk meningkatkan taraf ekonomi. Melalui Program Rumah Kreatif Tamiang, kaum difabel diberikan kesempatan untuk menjalankan bisnis. di antara  lewat bengkel motor dan kedai kopi.

Terkait lingkungan dari program Rumah Kreatif Tamiang, dalam hal ini seluruh unit usaha dijalankan dengan mengedepankan prinsip ramah lingkungan. Terdapat Rumah Energi sebagai inovasi dalam mengelola gas buang Perusahaan. Juga ada Green Inclusive School sebagai inovasi edukasi lingkungan bagi siswa difabel di SLB.

BACA JUGA:   CSR PT Transportasi Gas Indonesia Dukung Strategi Bisnis Berkelanjutan

Adapun terkait Hak Asasi Manusia dalam program ini di antaranya dengan memberikan kesempatan kerja bagi 25 orang difabel sebagai kelompok rentan melalui 4 unit usaha. Memberikan akses pelayanan yang ramah terhadap difabel baik sebagai pengelola maupun pengunjung.  Sedangkan terkait prakatik tenaga kerja, dalam hal ini dengan memberikan infrastruktur sarana dan prasarana pengelolaan program yang adaptif terhadap semua jenis difabel (Tuna Rungu dan Daksa).

Adapun yang terkait program pengembangan Masyarakat, di antaranya dilakukan peningkatan keterampilan melalui 4 unit usaha. Edukasi lingkungan sejak dini kepada siswa difabel, serta adanya keterlibatan 5 orang difabel Perempuan dalam kegiatan ini.

“Diharapkan Rumah Kreatif Tamiang ini mampu menjadi wadah kreatifitas Masyarakat Penyandang Difabel Aceh Tamiang untuk mengembangkan minat, bakat dan perekonomian mereka. Selain itu, program ini diharapkan mampu memberikan pandangan pada masyarakat, bahwasanya masyarakat difabel juga memiliki keahlian yang dapat diberdayakan untuk kegiatan usaha agar lebih mandiri,” ungkapnya.

Selain bengkel dan Coffe, Rumah Kreatif Tamiang juga memiliki sub-unit usaha Rumah Limbah. Rumah Limbah Difabel adalah tempat pengolahan di antaranya pengolahan limbah dari bengkel cucian motor atau limbah doorsmeer,   limbah minyak jelantah yang merupakan limbah rumah tangga menjadi lilin aroma terapi dan sabun.  Produk Rumah Limbah ini disuport oleh Galeri Ajang Ambe. Galeri Ajang Ambe adalah pusat pemasaran berbagai produk UMKM yang ada di Aceh Tamiang.

Dalam program ini, Galeri Ajang Ambe juga memafasiliasi para pelaku UMKM di Aceh Tamiang untuk dapat mengikuti berbagai kegiatan peliatihan, inovasi peningkatan kualitas  produk hingga ke pemasaran secara online.

Program Rumah Kreatif Tamiang juga mengimplementasi dari Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan 5, tentang kesetaraan gender dengan melibatkan 25% anggota kelompok difabel perempuan dalam usaha kelompok. Selanjutnya program ini juga mengimplementasi tujuan 7 SDGs tentang Energi Bersih, dimana telah memanfaatkan solar sel dalam suplai listrik operasional usaha dan tujuan 8 SDGs tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi bagi penyandang difabel.

BACA JUGA:   Inovasi Pengolahan Sampah Terpadu Bawa PT SIER Jadi Kandidat Peraih TOP CSR Awards 2024

Editor: Busthomi

Tags: PT Pertamina EP Rantau FieldTOP CSR Awards 2024
Previous Post

Berkat Lima Strategi Ini, Kredit Bank Jatim Terkerek 18,76% di Kuartal I-2024

Next Post

Medco Selesai Divestasi Saham Ophir Vietnam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR