Jakarta, TopBusiness – PT Telen Orbit Prima (TOP) kembali masuk nominasi, sebagai salah satu finalis ajang penjurian dan penilaian untuk penghargaan nasional “TOP CSR Awards 2024”. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan tambang batubara dari grup Astra ini, telah melakukan sejumlah inovasi program Corporate Social Responsibility (CSR), di antaranya mengadopsi konsep Creating Shared Value (CSV) dan standar internasional -ISO 26000.
Telen Orbit Prima merupakan salah satu produsen batu bara termal yang terletak di Kapuas, Kalimantan Tengah, dengan area pertambangan seluas 4.897 hektar. Mencakup 5 blok penambangan, yaitu Bisa, Pompot, Buhut, Julukan, dan Sepotak.
Batubara dari TOP dikenal sebagai Batubara TOP Green yang memiliki spesifikasi ramah lingkungan yang unggul. Seperti rendah sulfur, rendah nitrogen, dan rendah boron. Spesifikasi batubara tersebut berkontribusi dalam pengurangan biaya instalasi dan perawatan peralatan desulfurisasi gas buang (fluel-gas desulfurization/FGD) sesuai regulasi lingkungan yang berlaku.
TOP menyediakan batubara dengan kualitas 5.800 kcal/kg GAR. Dengan temperatur leleh abu (ash fusion temperature) yang lebih tinggi dan penempelan dan penumpukan (slagging dan fouling) yang secara signifikan lebih rendah, batubara TOP memberikan lebih banyak efisiensi bagi pengguna. Kandungan sulfur yang rendah sendiri membawa tambahan keuntungan ramah lingkungan bagi pengguna.
Perusahaan percaya bahwa keberhasilan bisnis jangka panjang hanya akan bisa dicapai jika mendapat dukungan dan sokongan masyarakat di sekitar area operasional tambang. Sebagai bagian dari anak perusahaan Astra Group, PT Telen Orbit Prima berdedikasi untuk mengembangkan operasi pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Perwujudan dan komitmen keberlangsungan perusahaan diimplementasikan melalui program-program CSR untuk mendukung upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat dan juga lingkungan. Hal ini juga tertuang dalam kerangka visi Perusahaan, yakni “To Be A-Plus Coal Mining Company” atau menjadi perusahaan tambang batubara terdepan yang terkenal karena komitmen terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab, keberlanjutan lingkungan, dan kinerja operasional yang unggul.
“Program-program CSR yang dijalankan perusahaan juga sejalan dengan nilai yang dibentuk oleh pendiri Astra yang menjadi acuan Astra Group yang dikenal dengan Catur Dharma Astra. Dalam hal ini, Perusahaan juga berkomitmen untuk senantiasa menjalankan kegiatan operasionalnya dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja, menghormati lingkungan, serta memberikan kontribusi positif kepada masyarakat luas,” ungkap Agung Robert Setiawan, General Manager PT. TOP dalam wawancara penjurian “TOP CSR Awards 2024” yang diselenggarakan Majalah TopBusiness Jakarta, secara daring melalu aplikasi zoom meeting, baru-baru ini.
Turut hadir dalam sesi presentasi dan wawancara dari jajaran TOP, di antaranya Dinta Gema Aditya (CSR Officer), Ahmad Ulin Nuha, (Dept. Head CSR HCGS), Fara Novanda Fatura (CSR Officer), serta Lazuardi Hadinata (CSR Officer). Dalam kesempatan ini Tim CSR PT TOP membawakan materi presentasi CSR bidang peternakan berjudul “ Peningkatan Pendapatan Riil Melalui Program Peternakan Mandiri”.
Perusahaan telah mempetakan wilayah area program CSR berdasarkan wilayah operasi. Untuk Ring I meliputi; Pertama Desa Buhut Jaya, Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas. Kedua, Desa Lemo I, Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. Ketiga Desa Paring Lahung, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara. Keempat, Desa Teluk Timbau, Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan.
“Keberadaan TOP di tengah masyarakat tentu bertujuan untuk memberikan dampak positif dan keberkahan. Bisnis perusahaan tentu didukung penuh oleh ketrlibatan masyarakat di dalamnya. Menebar kebermanfaatan melalui program CSR menjadi hal yang penting dalam pelaksanaan bisnis,” ujar Agung Robert Setiawan.
Dinta Gema Aditya (CSR Officer) PT TOP menambahkan, untuk memberikan dampak dan manfaat lebih besar dari kegiatan CSR, Perusahaan juga terus melakukan improvement pada keseluruhan program, termasuk dengan melibatkan partisipasi Masyarakat, dan unsur pemeringtah setempat dalam menyusuin program. Seluruh aktivitas CSR juga untuk mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan, di antaranya dengan mengadopsi konsep CSV (creating share value) yang bisa memberikan kebermanfaatan Bersama. Selain itu juga mengacu pada ISO 26000, yakni sebagai standar yang memberikan panduan tentang pengintegrasian tanggung jawab sosial ke dalam perusahaan atau organisasi.
Dalam melaksanakan program CSR maupun Community Development (comdev), perusahaan terus melakukan inovasi dan diarahkan untuk, mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya meningkatkan kondisi social- ekonomi. Program pemberdayaan masyarakat melalui CSR PT TOP dijalankan berdasarkan granddesign yang mengarah menuju tahap kemandirian, artinya program yang bersifat donasi perlahan mulai dirubah ke program yang bersifat empowering.
Saat ini, perusahaan melaksanakan berbagai program CSR untuk pengembangan masyarakat, sosial, ekonomi dan lingkungan yang juga mendukung strategi bisnis perusahaan berkelanjutan. “Saat ini difokuskan pada 8 (delapan) program terpadu PPM (pengembangan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Dinta Gema Aditya.
Di antaranya, pertama bidang Pendidikan yang direalisasikan dalam bentuk bantuan beasiswa guru, operasional tenaga pendidik, perlengkapan sekolah untuk siswa, apresiasi siswa berprestasi, program peningkatan kualitas guru, peningkatan karakter siswa, operasional tenaga perpus desa, sekolah adiwiyata, rumah pintar, dan renovasi sekolah.
Kedua bidang Kesehatan, diwujudkan melalui pelayanan kesehatan gratis, Posyandu Balita & Lansia, PMT di sekolah, penyuluhan kesehatan (pemeriksaan & gosok gigi), bantuan paramedik jaga, pengelolaan air bersih, pelatihan kader posyandu, & sunatan masal. Ketiga, Pendapatan Riil yang direalisasikan melalui bantuan bibit di bidang pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, rekruitmen tenaga kerja local.
Keempat, kemandirian ekonomi melalui pembinaan/pelatihan wirausaha mandiri, pembinaan vendor lokal. Kelima bidang Sosial dan Budaya yang direalisasikan dalam bentuk bantuan hari raya keagamaan, kegiatan karang taruna, olahraga, operasional rumah agama, santunan anak yatim, bantuan bencana alam, sharing kegiatan keagamaan.
Keenam bidang Lingkungan Hidup, kegiatannya angtara lain penanaman area reklamasi dengan melibatkan warga, penyedia pupuk kompos untuk area reklamasi. Sosialisasi Karhutla
Berlokasi di Desa Paring Lahung dengan menggandeng Tripika setempat. Ketujuh, bidang Lembaga Pengembang Bisnis (LPB), Koperasi Desa atau kelompok tani. Dan kedelapan, infrastruktur melalui perbaikan gedung sekolah, kantor desa, sarana keagamaan, jalan kampung, air bersih, prasarana kesehatan, sarana Pendidikan, dan lainnya.
Dalam menentukan atau merencanakan program, PT Telen Orbit Prima juga melibatkan masyarakat, tokoh masyarakat dan unsur pemerintah setempat dalam dialog terbuka untuk memahami kebutuhan dan kepentingan mereka serta menciptakan hubungan yang harmonis.
Program CSR Unggulan
Dalam presentasi dan wawancara penjurian TOP CSR Awards 2024 ini, selain memaparkan sejumlah inisiasi dan inovasi program CSR, juga disampaikan program-program yang jadi unggulan yang telah dirintis sejak 2022 dan berlangsung hingga sekarang. Pertama Peternakan Binaan Kambing “TOP Farm Desa Buhut Jaya”. Dalam hal ini, terdapat 2 peternak kambing binaan dengan jumlah kambing 37 ekor.Peningkatan kompetensi dan support mulai dari hulu ke hilir dilakukan dengan goals terbentuknya sentra ternak TOP Farm.
Kedua, Kelompok Ternak Sapi “Harapan Baru” Desa Paring Lahung. Terdapat kelompok ternak yang mengelola sapi yang saat ini berjumlah 31 ekor.Outputnya adalah menyediakan kebutuhan kurban idul adha dan target jangka panjangnya menjadi sentra ternak yang mandiri. “Keterkaitan dengan keberlanjutan adanya program peningkatan pendapatan riil menjadi bukti bahwa perusahaan turut membangun perekonomian masyarakat sekitar dan menyiapkan kemandirian ekonomi masyarakat saat dan pasca tambang,” terangnya.
Inovasi CSR unggulan ketiga yakni Pembangunan Bendungan Desa Buhut Jaya. Pembangunan bendungan untuk menyuplai 5 RT di Desa Buhut Jaya. Project ini membutuhkan investasi sekitar Rp 6 milkiar dan diharapkan memberikan multiplier effect ke bidang lainnya.
Program keempat yakni pembangunan SMK Maharati Desa Buhut Jaya. Sekolah menengah ini mengakomodir Pendidikan kejuruan untuk siswa di Ring 1-2 dan lulusannya akan diserap untuk bekerja di Perusahaan sekitar. Selain itu lulusan SMK Maharati juga diarahkan untuk melanjutkan ke Pendidikan tinggi maupun berwira usaha, Pada bagian akhir presentasi, juga disampaikan sejumlah apresiasi yang telah diraih oleh PT TOP, baik dari grup Astra, penghargaan tingkat daerah, hingga nasional. Termasuk Program Pengelolaan Lingkungan Hidup yang meraih Proper Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selama tiga tahun berturut-turut mulai 2019 lalu.
Editor: Agus H
