Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi rebound.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (31/05/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Rebound Hari Ini.
Saham AS ditutup melemah pada Kamis (30/5). Dow -0,86%, S&P 500 0,60%, dan Nasdaq 1,06%. Pasar melemah setelah karena tekanan penjualan dari saham-saham teknologi seiring penantian rilis data inflasi pada Jumat.
Pasar komoditas ditutup melemah. Minyak WTI -1,93% menjadi USD 77,8/bbl, batu bara +0,0% di USD 142,4/ton, nikel -1,97% menjadi USD 20.114/ton, CPO -0,97% menjadi MYR 3.994. dan emas menguat +0,18% menjadi USD 2.366/toz.
Bursa Asia sebagian besar ditutup menguat pada Kamis (30/5). Nikkei -1,30%, Hang Seng 1,34%, dan Shanghai 0,62%.
Sementara IHSG ditutup pada level 7.034,1 (-1,49%), dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 1.184,9 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 1.107,3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 77,6 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBCA (Rp 476,7 miliar), BBRI (Rp 341,4 miliar), dan ASII (Rp 154 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan AMMN (Rp 134,9 miliar), TPIA (Rp 105,3 miliar), dan TLKM (Rp 37,5 miliar). Top leading movers emiten BMRI, ADRO, UNVR, sementara top lagging movers emiten BREN, AMMN, BBCA.
Nikkei (+0,40%) dan KOSPI (+0,85%) dibuka menguat pagi ini. “Kami perkirakan IHSG akan menguat hari ini, seiring dengan sentimen dari pasar global dan regional,” demikian tertulis.
