Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (27/06/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Bursa AS ditutup menguat pada Rabu (26/6). Dow Jones +0,04%, diikuti S&P 500 0,16%, dan Nasdaq 0,49%. Kenaikan pada indeks tersebut terjadi karena hasil dari saham teknologi yang baik.
Pasar komoditas ditutup melemah pada Rabu (26/6). Minyak WTI -0,01% ke USD 80,7/bbl, batu bara -0,37% ke USD 133,0/ton, CPO -0,56% ke MYR 3.877, dan emas -0,92% ke USD 2.309/toz.
Bursa Asia ditutup menguat pada Rabu (26/6). Kospi +0,64%, Hang Seng 0,09%, Nikkei 1,26% dan Shanghai 0,76%.
IHSG naik 0,33%, dimana investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 314,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 260,7 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 54 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 431,3 miliar), BMRI (Rp 180,7 miliar), dan BBNI (Rp 68,7 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan AMMN (Rp 38,3 miliar), ASII (Rp 35,4 miliar), dan BRIS (Rp 33,1 miliar). Top leading movers emiten AMMN, TPIA, BREN, sementara top lagging movers emiten BMRI, BBCA, BBNI.
Kospi (+0,64%) dan Nikkei (1,26%) dibuka menguat pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak menguat, didukung oleh sentimen penguatan dari pasar global dan regional,” demikian tertulis.
