TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BEI Incar 35 Emiten Baru Tahun Depan

Nurdian Akhmad
20 October 2016 | 13:29
rubrik: Business Info

Jakarta-Thebusinessnews. Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini salah satunya menargetkan 35 emiten baru di 2017. Target tersebut sama dengan tahun ini, namum hingga saat ini hanya 20 emiten baru terjaring
Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, ada beberapa strategi yang telah disiapakan BEI untuk menjaring emiten baru. Bukan hanya mengajak, pihaknya juga akan sedikit memaksa.

“Ada berapa kelompok calon emiten yang ,” tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Tito menjelaskan, pihaknya akan membidik perusahaan-perusahaan asing yang meraup keuntungan di Indonesia khususnya yang pertumbuhan revenue-nya diatas 50 persen. Ada sekitar 52 perusahaan yang masuk dalam radar incaran BEI tahun ini.

“Ada 52 perusahaan asing pendapatannya diatas 50% bahkan sampai 100%. Tapi mereka itu listingnya di luar negeri, itu kan ga elok. Saya sudah datangi mereka,” ucapnya.

Selain itu, Tito juga mengungkapkan, bahwa sudah dapat dipastikan ada 14 anak usaha BUMN yang siap untuk melakukan initial public offering di 2017.

Kemudian strategi yang ketiga, BEI akan memaksa perusahaan-perusahaan yang mendapatkan pinjaman diatas Rp1 triliun dari perbankan untuk melantai di pasar modal.”Itu yang kita kejar,” tukasnya

Sedangkan total pendapatan yang bisa diperoleh di 2017 sebesar Rp956,19 miliar. Angka tersebut meningkat 11,19% dibandingkan total pendapatan RKAT 2016 revisi ssenilai Rp859,94 miliar.

“Persetujuan budgeting itu, prinsipnya semua (pemegang saham) menyetujui,” kata dia.

Tito menjelaskan, peningkatan proyeksi tersebut berdasarkan perkiraan adanya penambahan pada pos pendapatan usaha sebesar 12,1%. Sementara atas biaya usaha BEI di tahun depan sebesar Rp814,64 miliar.

Sementara untuk pendapatan usaha di targetkan tumbuh 12,13% dari RKAT 2016 Rp761,888 miliar menjadi Rp854,322 miliar. Sementara untuk beban usaha usaha juga naik 8,6% dari Rp750,116 miliar menjadi Rp814,640 miliar.

BACA JUGA:   Pertamina EP Rehabilitasi 1.000 M2 Terumbu Karang

“Sehingga laba bersih kita bisa naik 21,15 persen dari Rp78,79 miliar menjadi Rp95,45 miliar. Jadi kita sebagai PT kita juga cukup sehat,” ujar dia. (az)

Previous Post

Gelar Pesta Sains 2016, PP Iptek gandeng Prancis

Next Post

Kantor Pusat Tersandung Masalah, Deutsche Indonesia Dalam Tak Terdampak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR