TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank Rokan Hulu Bertekad untuk Realisasikan GRC

Agus Haryanto
22 July 2024 | 17:09
rubrik: Event
Bank Rokan Hulu Bertekad untuk Realisasikan GRC

Jakarta, TopBusiness – Perumda BPR Rokan Hulu atau Bank Rokan Hulu selalu berkomitmen untuk tetap merealisasikan governance, risk management and compliance (GRC) dalam rangka mempertahankan skor GCG, sekalian untuk memantapkan pertumbuhan bisnis di masa yang akan datang.

Saat sesi pendalaman atau tanya-jawab materi presentasi, Direktur Utama Anggi Firmansyah menjelaskan terkait tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG). “Kami pikir hari ini, untuk bisnis sudah settle. Kami juga mesti berpikir lebih ke UMKM harus ditingkatkan, tapi bagi kami berdua selaku direksi, sudah mulai berpikir kuncinya hanya di tata kelola. Kami juga harus fokus tentang tata kelola. Karena kantor sudah lima, risiko makin banyak. Kami takut sebelum ada persoalan nanti,” kata Direktur Utama Anggi Firmansyah, di hadapan Dewan Juri TOP GRC Awards 2024, yang berlangsung secara online melalui aplikasi rapat zoom, di Jakarta, hari ini.

Selain orang nomor satu, tampak hadir Direktur Operasional Bank Rokan Hulu Imra Agustin. Beliau mempresentasikan materi berjudul ‘Implementasi Governance, Risk & Compliance Perumda BPR Rokan Hulu’.

Lebih lanjut, Anggi menekankan tentang prinsip-prinsip kehati-hatian bank menjadi hal utama. Sehingga, peran GRC melekat dalam kinerja bisnis. “Kalau untuk risiko bisnis, Insya Allah kita sudah mitigasi. Kita sudah antisipasi semua karena apa-pun produk yang kami jalankan hari ini, itu tentunya sudah dipelajari dulu. Insya Allah saya hanya tinggal pengawasan atau kontrol, itu saja,” tuturnya.

Kendati begitu, dirinya masih khawatir dengan adanya risiko operasional, seiring bertambahnya kantor di tahun depan. “Cuma yang dikhawatirkan adalah risiko operasional. Karena kita belum pernah merasakan memimpin kantor. Target tahun depan, itu kita akan buka lima kantor lagi. Jadi, bagaimana nanti proses pergeseran uangnya. Ada ketakutan di situnya saja sih,” ujar dia.

BACA JUGA:   Usung Tata Kelola, Perumdam Tirta Penataran Terus Tingkatkan Kinerja dan Cakupan Layanan

Saat disinggung dengan cara untuk mempertahankan skor GCG. Dalam pandangan Anggi, pihaknya akan tetap berpedoman pada pelaksanaan GRC. “Nanti mesti berpikirnya itu balik lagi ke tata kelola, kepatuhan, kami terhadap ini. Kemudian ke pengawasan,” ucap dia.

Bank Rokan Hulu mencatat skor GCG di tahun 2022 dan 2023 masing-masing sebesar 1,4 dan 1,5 dengan keterangan sangat baik melalui assessor dari internal.  

Dia menambahkan, pihaknya berencana untuk mengubah proporsi penyaluran kredit konsumtif dan produktif di tahun 2025, menyusul keberhasilan pengendalian laju kredit bermasalah.

“Jadi, kredit kita itu di angka kurang lebih Rp 120-an miliar. Jadi, Rp 100 miliar-nya, itu di konsumtif. Terkait NPL, ini NPL kita itu sudah di angka net-nya 4 koma. Jadi, NPL-nya itu kredit-kredit produktif yang lama, terdahulu. Itu dari awal, kami diwarisi NPL 28 persen. Ini pelan-pelan kita turunkan. Pencadangan kami terkait dengan kredit masalah itu, hari ini hanya tinggal Rp 2,6 sekian miliar. Ada perbaikan signifikan,” ungkap dia.

Menurut dia, pihaknya akan fokus pada penyaluran kredit UMKM. “Kami sudah rencanakan dan mesti tingkatkan sektor produktif untuk 2025. ‘Kan fungsi kita didirikan, itu untuk membantu pemerintah,” ucapnya.

Ditekankan Anggi, pada tahun 2025 Bank Rokan Hulu akan menetapkan kredit produktif di angka 35 persen, lantaran manajemen mampu menekan laju NPL, terjadi peningkatan kinerja keuangan dan sumber daya manusia. “Porsi kita targetnya di 2025, sekarang itu ‘kan 90 persen, konsumtif. Jadi nanti idealnya itu di sektor konsumtif paling tinggi di 30-65 persen. Jadi kredit produktif akan ditingkatkan ke 35 persen. Awalnya, kami fokus untuk mengembangkan dulu bisnis. Sekarang sudah berjalan 2 tahun, ini kami pelan-pelan sudah tingkatkan SDM, pendapatan juga sudah (bertambah), kantor sudah diperbanyak. Kami rasa 2025, sudah mampu masuk untuk meningkatkan ke sektor produktif yang di mikro gitu,” pungkas Anggi.

Previous Post

Di Awal Pekan, Indeks Terkunci Bertambah Poinnya

Next Post

Nilai Uang Beredar: Naik 7,8% ke Rp9.026 Triliun

Comments 1

  1. Deddy Syulaiman says:
    2 years ago

    Maju dan sukses selalu PERUMDA BPR Rokan Hulu

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR