TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BBNI Bidik Kredit Mikro Tumbuh 25% Tahun Depan

Nurdian Akhmad
14 November 2016 | 17:56
rubrik: Finance

Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank Negara Indonesia Tbk( BBNI) menargetkan pertumbuhan kreduit segmen mikro sebesar 25 persen pada tahun 2017. Angka pertumbuhan akan didukung dengan layanan pembiayaan berbasis teknologi informasi (TI) atau digital.

Menurut Pimpinan Divisi Bisnis Usaha Kecil BBNI, Anton Siregar bahwa portofolio kredit Mikro BBNI hingga akhir tahun 2016 mencapai Rp52 triliun. “ Dan tahun depan akan tumbuh 25 % dari posisi akhir tahun 2016,” terang dia di Jakarta, Senin(14/11/2016).

Pertumbuhan kredit itu akan didukung oleh layanan pembiayaan digital. Dengan layanan itu, telah terjadi efeisiensi waktu dan biaya. “Kalau bicara efeisiensi sudah pasti sebab yang tadinya perlu kunjungan 2-3 kali dengan layanan digital tidak perlu lagi,” terang dia.

Seperti diketahui, BBNI telah meluncurkan layanan pembiayaan digital per April 2016 dengan dua platform yakni e-lo mobile dan e-form. Dan hingga tangal 11 November 2016, BBNI telah menerim aplakisa permohonan layanan pembiayaan digital sebanyak 10.671 aplikasi.

Ia merinci, untuk nasabah yang memilik format e-lo mobile sebanyak 9694 aplikasi dan sebanyak 8683 aplikasi di setujui penyaluran kreditnya. Sedangkan nasabah yang memiliki format e –form sebanyak 982 aplikasi.” Total penyaluran kredit digita mencapai Rp4,381 triliun,” terang dia.

Selain itu BBNI akan membidik calon nasabah belum layak perbankan ( non bankable), untuk memitigasi hal maka akan disandingkan dengan Program  Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) BBNI “ cara ini cukup efektif sebab BBNI telah menaikkan kelas nasabah non-bankable menjadi bankable sebanyak 7761 debitur,” papar dia. (az)

 

BACA JUGA:   OJK Dorong Program Akselerasi Startup Digital
Previous Post

BNI Kredit Digital Bantu Penyaluran KUR Capai Rp10 Triliun

Next Post

Pemerintah Diminta Tak Naikan Tarif Listrik dan Elpiji dan Satu Dalam Kurun Waktu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR