Jakarta, TopBusiness—PT Saraswanti Anugerah Makmur, Tbk., (kode saham: SAMF) berhasil membukukan penjualan sebesar Rp2,41 triliun sepanjang Semester I/2024. Angka ini turun 12% dari sebelumnya Rp2,77 triliun pada periode yang sama di tahun 2023.
“Sementara itu, per akhir Juni 2024, laba tahun berjalan Saraswanti sebesar Rp216 miliar,” kata Direktur Utama Saraswanti Anugerah Makmur, Yahya Taufik, dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham, hari ini.
Laba tersebut turun tipis sebesar 13% dibandingkan perolehan enam bulan pertama di tahun 2023 sebesar Rp245 miliar.
Di sisi lain, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi pupuk NPK ini mencatatkan aset sebesar Rp3,52 triliun dengan liabilitas Rp2,14 triliun, serta ekuitas sebesar Rp1,37 triliun.
Yahya pun menjelaskan bahwa semester 1/2024 ini, penjualan pupuk oleh pihaknya memang mengalami penurunan sebesar 12%. “Namun secara kuantum kami berhasil menjual 32% lebih tinggi dibanding semester I/2023.”
Penurunan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah harga bahan baku pupuk yang telah kembali normal seperti situasi sebelum Pandemi Covid-19.
