TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ekspansi Bisnis, HEXA Berencana Tambah Kegiatan Usaha Reparasi Mobil

Busthomi
16 August 2024 | 17:41
rubrik: Capital Market
Ekspansi Bisnis, HEXA Berencana Tambah Kegiatan Usaha Reparasi Mobil

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Hexindo Adiperkasa Tbk (IDX: HEXA), salah satu perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan otomotif berencana akan menambah usaha baru yang masih di bidang otomotif. Penambahan kegiatan usaha yang masuk dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KLBI) yakni Reparasi Mobil.

“Kegiatan usaha yang masuk dalam KBLI yang akan ditambahkan adalah KBLI 45201, yaitu Reparasi Mobil. Perseroan merencanakan ekspansi bisnis dalam bidang reparasi mobil secara bertahap ini karena didukung infrastruktur yang terdiri dari 19 cabang, 16 kantor perwakilan dan 16 kantor proyek terhitung per 31 Maret 2024,” ungkap keterangan resmi Perseroan yang dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/8/2024).

Selain itu, HEXA juga memiliki fasilitas penting lainnya termasuk Remanufacturing Facility di Balikpapan, Welding Facility di Samarinda, serta Training Centers di Balikpapan dan Jakarta. “Dan tidak ada bahan baku khusus yang diperlukan untuk ekspansi ini,” katanya.

Saat ini, HEXA adalah perusahaan terbatas yang bergerak di bidang perdagangan, jasa dan industri. Kegiatan usaha Perseroan adalah perdagangan dan penyewaan alat berat serta pelayanan purna jual.

Perseroan sendiri bertindak selaku distributor alat-alat berat jenis tertentu dan suku cadang dari merek Hitachi, Bell, Dynapac, Morooka, dan juga truk dari merek Foton.

Disebutkannya, untuk melakukan ekspansi ini, Perseroan sudah melakukan Laporan Studi Kelayakan untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan atas penambahan kegiatan usaha berupa penambahan KBLI yang ditinjau dari berbagai aspek yaitu aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen, dan aspek keuangan.

Rencana ini juga sesuai dengan syarat yang ditetapkan oleh Sucofindo untuk mendapatkan Sertifikasi Bengkel, yang merupakan regulasi Kementerian Perindustrian. Sertifikasi ini diperlukan karena Perseroan adalah distributor truk Foton asal China. Rencana bisnis Perseroan mencakup penjualan truk Foton untuk penggunaan jalan raya, di samping penjualan off road yang sudah berjalan.

BACA JUGA:   IHSG di Sesi Pembukaan Negatif

“Agar bisa menjual truk on-road, Perseroan harus menyediakan layanan purna jual yang dikelola oleh bengkel bersertifikat, sesuai dengan Pasal 25 UU Perlindungan Konsumen dan peraturan lainnya. Setelah melakukan kajian dan evaluasi teknis, dapat disimpulkan bahwa rencana ekspansi bisnis Perseroan dari sisi teknis adalah layak dilakukan,” tegasnya.

Agar ekspansi bisnis ini berjalan lancar, perseroan bakal meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). “Makanya, keterbukaan informasi ini menjadi dasar pertimbangan bagi para pemegang saham Perseroan untuk memberikan persetujuan atas rencana penambahan kegiatan usaha dalam hal ini berupa penambahan KBLI yang akan diusulkan oleh Perseroan kepada RUPS,” pungkasnya.

Tags: Bisnis reparasi mobilHEXAindustri perdagangan mobilkegiatan usaha baruPT Hexindo Adiperkasa Tbk
Previous Post

Dilepas ke XL, LINK bakal Raup Dana Segar Rp1,87 Triliun Penjualan ServeCo

Next Post

Dirut DEFEND ID Pimpin Upacara Peringatan HUT RI Ke-79

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR