TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PT Pupuk Indonesia Minta Distributor Optimalkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi

Nurdian Akhmad
21 August 2024 | 10:27
rubrik: Business Info
Pasokan Pupuk Dipastikan Terjaga

Jakarta, TopBusiness – Pemerintah telah menambah alokasi pupuk bersubsidi nasional tahun ini menjadi 9,55 juta ton. Di caturwulan tersisa, PT Pupuk Indonesia (Persero) meminta distributor untuk mengoptimalkan serapan pupuk bersubsidi guna mendorong peningkatan produktivitas pertanian di tanah air.

 Hal ini disampaikan Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh dalam acara ‘Pembinaan Distributor Pupuk Bersubsidi & Apresiasi Kinerja Semester I-2024’.

 Tri Wahyudi menyampaikan, alokasi pupuk bersubsidi yang dimandatkan pemerintah kepada Pupuk Indonesia semula besarnya 5,23 juta ton, terdiri dari alokasi awal 4,7 juta ton ditambah dengan pupuk organik 500 ribu ton.

Kemudian pada April lalu pemerintah menambah alokasi tersebut menjadi 9,55 juta ton melalui Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) 249/2024. Sementara penyaluran pupuk bersubsidi sampai dengan 19 Agustus 2024 sebesar 4,18 juta ton atau sekitar 43,8 persen dari total alokasi tahun 2024 terbaru.

“Kita ada waktu empat bulan ke depan, situasi di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat sebagian besar sudah memasuki musim kemarau. Ini menjadi perhatian Pupuk Indonesia, langkah-langkah apa yang akan dilakukan untuk mendorong penyerapan pupuk bersubsidi. Di sisi lain pemerintah juga tengah mengoptimalkan penyerapan pupuk bersubsidi untuk meningkatkan produksi,” ujar Tri Wahyudi di hadapan 202 Distributor yang hadir, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 20 Agustus 2024.

Ia pun menambahkan, dalam Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) antara Pupuk Indonesia dengan Distributor yang sudah ditandatangani sebelumnya, ada poin yang mewajibkan distributor untuk memenuhi ketersediaan stok di Lini III atau gudang level kabupaten/kota.

 Tri Wahyudi mengimbau kepada seluruh Distributor di seluruh Indonesia untuk mengoptimalkan stok yang saat ini telah disediakan produsen di Lini I atau gudang pabrik.

BACA JUGA:   PT Pupuk Indonesia Siap Salurkan 9,55 Juta Ton Pupuk Bersubisdi

 “Tentu kami berharap distributor dapat mengoptimalkan penyaluran pupuk bersubsidi dengan tetap memperhatikan ketertiban administrasi dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku,” harap dia.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan penyaluran pupuk bersubsidi di sisa 2024 ini, kata Tri, seluruh distributor diwajibkan untuk memastikan seluruh kios binaannya mampu dan paham dengan sistem yang digunakan dalam penyaluran pupuk bersubsidi, baik itu menggunakan Kartu Tani atau i-Pubers. Sehingga ketika petani melakukan penebusan tidak ada lagi kendala di lapangan.

Menurut dia, dengan kehadiran i-Pubers cara penebusan pupuk bersubsidi semakin simpel dan mudah. Petani cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke kios resmi, pupuk bersubsidi sudah bisa langsung ditebus oleh petani yang terdaftar.

Untuk itu, melalui kemudahan ini diharapkan petani juga segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi agar hasil panennya lebih optimal dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan meningkatkan pendapatan.

“Kami juga meminta distributor untuk mengawasi kios binaan terkait ketentuan dalam penyaluran pupuk bersubsidi, seperti ketertiban administrasi atas bukti penyaluran, penjualan sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) dan tidak melakukan penjualan secara ‘paket’,” kata Tri Wahyudi.

Terakhir, untuk memotivasi Distributor dalam mengoptimalkan penyerapan pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia di kesempatan ini juga memberikan apresiasi kepada Distributor yang terbaik dalam penyerapan pupuk bersubsidi dan juga zero correction.

“Yang terbaik ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi Distributor lainnya untuk kinerja Distributor di masa yang akan datang,” tutup dia.

Tags: PT Pupuk Indonesiapupuk bersubsidi
Previous Post

Penerapan PPN 12 Persen Dinilai Tak Adil

Next Post

42 Rumah Sedari Rp3,9 Miliar Ini Ditawarkan di BSD

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR