Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia diperkirakan masih dalam target koreksi minimal.
Melalui mncsekuritas.id, riset MNCS Daily Scope Wave 24 September 2024 menjelaskan bahwa IHSG menguat 0,42% ke 7.775 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, koreksi IHSG pun telah mengenai target koreksi minimal. Diperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave [ii] dari wave 3 atau wave 4 dari wave (3) pada label merah, dengan catatan IHSG belum mampu menembus resistance 7.910-7.923. Meskipun menguat, nampaknya akan relatif terbatas ke rentang 7.765-7.820, selanjutnya akan terkoreksi kembali ke area 7.454-7.562.
Support: 7.654, 7.546
Resistance: 7.923, 7.958
Sejumlah saham yang dapat diperhatikan:
AMRT – Buy on Weakness
AMRT menguat 3,21% ke Rp3.220 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Saat ini, posisi AMRT sedang berada di awal wave (v) dari wave [iii], sehingga diperkirakan AMRT masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp3.150-3.190
Target Price: Rp3.270, Rp3.380
Stoploss: below Rp3.100
BRIS – Buy on Weakness
BRIS menguat 3,96% ke Rp3.150 disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi BRIS saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii] dari wave 3, sehingga BRIS masih rawan berbalik terkoreksi.
Buy on Weakness: Rp2.870-Rp3.060
Target Price: Rp3.290, Rp3.410
Stoploss: below Rp2.790
PANI – Buy on Weakness
PANI menguat 1,49% ke Rp10.250 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama PANI masih mampu berada di atas Rp9.475 sebagai stoplossnya, maka posisi PANI saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [v] dari wave 3.
Buy on Weakness: Rp10.000-Rp10.175
Target Price: Rp11.025, Rp11.375
Stoploss: below Rp9.475
SMGR – Buy on Weakness
SMGR terkoreksi 2,05% ke Rp3.830 disertai dengan munculnya volume penjualan. Kami perkirakan, saat ini SMGR sedang berada pada bagian dari wave y dari wave (b), sehingga SMGR masih rawan melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: Rp3.630-Rp3.810
Target Price: Rp4.030, Rp4.150
Stoploss: below Rp3.550 per unit saham.
