TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Akan Bergantung ke Sentimen Ini, Berikut Saham yang Layak Koleksi

Busthomi
7 October 2024 | 09:13
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness — Laju IHSG ditutup turun 0.63% Jumat lalu, disertai dengan net sell asing ~ 558 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BMRI, BBCA, ASII, dan BBNI.

Untuk perdagangan hari ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, laju IHSG berpotensi rebound efek potensi soft landing di US setelah data pekerjaan di sana lebih baik dari estimasi.

“Dengan level support IHSG diproyeksi berada di rentang 7440-7470 dan level Resist IHSG diperkirakan di kisaran 7520-7550,” ungkapnya, Senin (7/10/2024).

Global Overnight Review. Dow Jones Catat Rekor Penutupan Tertinggi, Data Pekerjaan Meredakan Kekhawatiran. Indeks Dow Jones mencatat rekor penutupan tertinggi pada Jumat (4/10). Sementara Nasdaq berakhir dengan kenaikan lebih dari 1%.

Laporan pekerjaan lebih kuat dari perkiraan meredakan kekhawatiran investor yang khawatir bahwa ekonomi mungkin terlalu lemah. Data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa peningkatan lapangan kerja di AS pada bulan September mencapai titik tertinggi dalam enam bulan dan tingkat pengangguran turun menjadi 4,1%.

Indeks DJIA naik 0,81% menjadi 42.352,75. Indeks S&P 500 menguat 0,90% menjadi 5.751,07 dan Nasdaq Composite naik 1,22% menjadi 18.137,85.

Saham Spirit Airlines turun 24,6% setelah melaporkan bahwa perusahaan sedang dalam pembicaraan dengan pemegang obligasi terkait kemungkinan pengajuan kebangkrutan.

Sedangkan, saham maskapai lain meningkat, Frontier Group naik 16,4%, United Airlines naik 6,5%, dan Delta Air Lines naik 3,8%. Sementara, saham Rivian turun 3,2% setelah perusahaan kendaraan listrik tersebut memangkas perkiraan produksi setahun penuh dan mengirimkan kendaraan lebih sedikit dari yang diharapkan pada 3Q24.

Pasar Asia Pasifik Mixed dengan Investor Pertimbangkan Stimulus China. Pasar Asia Pasifik ditutup mixed pada Jumat (4/10), menyusul penurunan Wall Street. Investor mempertimbangkan stimulus ekonomi China dan kekhawatiran atas ketegangan di Timur Tengah.

BACA JUGA:   BEI Suspensi ALKA untuk Cooling Down

Selain itu, pelaku pasar juga waspada menjelang laporan ketenagakerjaan AS bulan September 2024. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,67%. Nikkei 225 Jepang naik 0,22%, dan Topix naik 0,39%.

Kospi Korea Selatan menguat 0,31% dan Kosdaq naik 0,90%. Hang Seng (HSI) Hong Kong meningkat 2,82%. Pasar di daratan China masih libur dan akan dibuka kembali pada 8 Oktober 2024.

Di sisi lain, presiden AS Joe Biden pada Kamis (3/10) mengomentari kemungkinan pembalasan Israel terhadap Iran. “Kami sedang membahasnya. Saya pikir itu akan sedikit, bagaimanapun,” ucapnya dengan terbata-bata, berdasarkan CNBC internasional. (Source: Kontan, Investor Daily, Bloomberg)

Trading Idea hari ini: BBRI, TLKM, ADRO, AMMN, AMRT, dan MAPA

–BBRI Spec Buy dengan area beli di 4850, cutloss jika break di bawah 4800. Jika tidak break di bawah 4850, potensi naik ke 4900-5000 short term.

–TLKM Spec Buy dengan area beli di 2860, cutloss jika break di bawah 2800. Jika tidak break di bawah 2860, potensi naik ke 2920-3000 short term.

–ADRO Spec Buy dengan area beli di 3800, cutloss jika break di bawah 3700. Jika tidak break di bawah 3800, potensi naik ke 3870-3920 short term.

–AMMN Sell on High dengan resistance di 9100-9300. Jika tidak break di atas 9300, hati2 masih ada potensi koreksi lagi ke 8600-8700.

–AMRT Spec Buy dengan area beli di 3120, cutloss jika break di bawah 3100. Jika tidak break di bawah 3120, potensi naik ke 3190-3230 short term.

–MAPA Spec Buy dengan area beli di 870, cutloss jika break di bawah 860. Jika tidak break di bawah 870, potensi naik ke 890-910 short term.     

Tags: ihsgproyeksi sahamrekomendasi sahamsaham hari ini
Previous Post

Diwarnai Sentimen Perang, Ini Rekomendasi Saham Minggu Ini

Next Post

Awal Pekan, IHSG Bergerak Melemah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR