Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia masih rawan bergerak terkoreksi.
Melalui mncsekuritas.id, riset MNCS Daily Scope Wave 8 Oktober 2024 memperlihatkan bahwa IHSG menguat 0,11% ke 7.504 disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakan IHSG pun sempat break dari area support terdekatnya di 7.454. Saat ini, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (c) dari wave [ii] atau wave 4 dari wave (3) pada skenario merah. Hal tersebut berarti, IHSG masih rawan bergerak terkoreksi kembali untuk menguji rentang 7.347-7.454.
Support: 7.454, 7.374
Resistance: 7.598, 7.726
Sejumlah saham yang bisa dijadikan perhatian:
INCO – Buy on Weakness
INCO menguat 2,33% ke Rp4.400 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi INCO saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii] dari wave 3, sehingga INCO masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp4.300-4.350
Target Price: Rp4.480, Rp4.620
Stoploss: below Rp4.220
SIDO – Buy on Weakness
SIDO menguat 4,69% ke Rp670 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. Kami memperkirakan, posisi SIDO saat ini sedang berada di awal wave C sehingga SIDO masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp645-660
Target Price: Rp700, Rp745
Stoploss: below Rp635
TKIM – Buy on Weakness
TKIM menguat 3,04% ke Rp7.625 disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA60. Selama masih mampu berada di atas Rp7.375 sebagai stoplossnya, maka posisi TKIM saat ini sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (i) dari wave [iii].
Buy on Weakness: Rp7.475-7.575
Target Price: Rp7.800, Rp8.125
Stoploss: below Rp7.375
SRTG – Sell on Strength
SRTG terkoreksi 1,98% ke Rp2.480 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Saat ini, kami memperkirakan posisi SRTG sedang berada pada bagian dari wave (y) dari wave [iv], sehingga SRTG masih rawan melanjutkan koreksinya terlebih dahulu. Adapun area koreksi SRTG diperkirakan berada pada rentang Rp2.250-2.420.
Sell on Strength: Rp2.520-2.570 per unit saham.
