Jakarta, TopBusiness – PT DAHANA sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai satu-satunya produsen dengan konsentrasi bisnisnya pada Explosives Manufacturing, Drilling & Balasting, Related Services dan Defence Related terus mengembangkan ekspansi bisnisnya.
Ditegaskan, Senior Manajer Legal &Komunikasi Perusahaan, Juli Jajuli, DAHANA sebagai perusahaan bahan peledak terus memberikan performa yang sangat baik. Produk DAHANA dan services yang diberikan kepada klien terus sangat memuaskan dan juga bisnis pun terus tumbuh dan berkembang.
“Hal ini dapat dilihat tumbuhnya bisnis dengan pembangunan pabrik Amoniak Nitrate dengan bekerja sama Pupuk Indonesia, dimana pabrik tersebut sebagai bahan baku dalam memproduksi bahan peledak,” tegas Juli pada Media Gathering di Saung DAHANA, Subang-Jabar, Kamis (10/10/2024).
Lanjut Juli, manajemen DAHANA menargetkan pada tahun 2035 DAHANA akan masuk sebagai produsen bahan peledak di urutan 50 besar di dunia. “Saat kita sudah masuk di urutan 70 besar dunia, tentunya hal ini sangat berkaitan dengan kinerja bisnis, layanan integrasi dan aneka produk yang DAHANA ciptakan. Keberadaan DAHANA akan menjadi perusahaan tolok ukur di dunia, kami sudah masuk di pasar dunia dan global berpuluh tahun yang lalu, salah satunya Australia sebagai perusahaan tambang terbesar di dunia sudah mengunakan produk DAHANA”, jelas Juli.
DAHANA sebagai produsen bahan peledak yang terus memberikan pelayanan penuh dan kepuasan para pelangannya, maka produksi bahan peledak yang diproduksi DAHANA juga memproduksi dalam spesifik dengan kebutuhan berbagai medan di lapangan.
DAHANA terus memberikan pertumbuhan bisnisnya dalam sebagai perusahaan penyedia alat peledakan dan services untuk pendukung industri minyak dan gas, serta layanan di industri pertambangan umum. Selain industri Infrastruktur, perusahaan memberikan peyanan services peledakan bagi client-client di industri yang mengunakan bahan peledak. DAHANA memberikan layanan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
DAHANA telah mengelola bisnis di bahan peledak ini sudah tak diragukan lagi. Produk DAHANA telah banyak digunakan di seluruh industri di dalam negeri. Bahkan produk DAHANA pun telah merambah ke luar negeri seperti Australia, Filipina, Brunai Darusalam dan dalam waktu dekat akan masuk ke negara Oman, Timur Tenggah.
DAHANA selama 58 tahun telah memasuki bisnis bahan peledak dan tidak bisa dipandang enteng, apalagi dengan bisnis terus bertumbuh, maka DAHANA pun telah membangun pabrik amoniak nitrate. Pada projek tersebut DAHANA bekerja sama secara operasional dengan PUPUK INDONESIA. Pabrik Amoniak Nitrate ini berada di Bontang, Kalimantan Timur.
Portofolio DAHANA dalam proses bisnisnya sangat kinclong, dimana capain penghasilan pada tahun 2023 menacapai Rp 3,9 triliun, capain penghasilan ini melampaui 118 persen penghasilan di tahun 2022 sebesar Rp 3,3 triliun, dan target penghasilan tahun 2024 di patok sebesar Rp 4 triliun.
Ditegaskan, Muhammad Surya, bagian pengembangan bisnis, DAHANA sebagai produsen bahan peledak sangatlah responsif terhadap kebutuhan bahan peledak yang akan digunakan oleh konsumen di lapangan, jadi keperluan konsumen sangat kami responsif dengan responsif. DAHANA juga memberikan layanan terintegrasi di seluruh kebutuhan bisnis, baik itu di industri Minyak dan Gas, Pertambangan Umum serta juga di Infrastruktur.
“Kami memberikan layanan totalitas, mulai dari penyedia bahan peledak, melakukan peledakan, melakukan penyimpanan bahan peledak, melakukan pemusnahkan bahan peledak yang sudah tidak layak pakai. Jadi kami memberikan layanan hulu-hilir terintegrasi bagi seluruh pelaku usaha yang memerlukan layanan di bahan peledak DAHANA,” katanya.
Seluruh industri MIgas, Pertambangan dan Infrastruktur telah banyak ditangani. Di dalam negeri seperti tambang batu bara ADARO, PT Bukit Asam dan industri migas, dan tidak hanya berhenti di dalam negeri saja, kami memberikan pelayanan di Australia dan DAHANA juga mengexsport produknya secara rutin ke pasar luar negeri.
Dijelaskan Herman Suherman, Divisi TJSL, DAHANA terus berbuat baik dalam pengembangan masyarakat, berbagai program telah digelontorkan. “Kami membangun dan meningkatkan usaha-usaha yang baik dan pantas ke pasar yang lebih luas, baik itu usaha produk makanan dan oleh-oleh, juga sektor peternakan, perikanan dan juga pembudidaya kopi Subang dengan ke khasan citra rasanya sangatlah disukai oleh penikmat kopi. Dan juga kami sedang melakukan pembudidayakan tanaman Sorgum, dimana potensi tanamanan ini sangat pula menjanjikan untuk diproduksi gula makanan, batangnya bisa dimanfatkan bahan bakar Bio Disel serta hasil tanaman ini bisa menjadi bahan makanan sebagai penganti makaanan pokok,” tegas Herman Suherman.
Jelas Herman lagi, dalam rangka HUT DAHANA ini, maka kami menyelengarakan Pekan DAHANA, dengan program: Bazar, Donor Darah, Tabligh Akbar dengan menampilkan penceramah kawakan.


