TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pengembangan HC Jadi Investasi Jangka Panjang Perumda Tirta Aji Wonosobo

Nurdian Akhmad
16 October 2024 | 10:43
rubrik: Event, HC
Pengembangan HC Jadi Investasi Jangka Panjang Perumda Tirta Aji Wonosobo

Jakarta, TopBusiness – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo terus menunjukkan peningkatan  kinerja, terutama setelah manajemen baru di bawah kepemimpinan Muchammad Sjahid.

Saat awal menjabat pada 2019, Muchammad Sjahid selaku direktur utama Perumda Tirta Aji mengaku diwarisi berbagai masalah terutama menyangkut soal sumber daya manusia (SDM). Jumlah pegawai Perumda Tirta Aji saat ia masuk mencapai 300 orang,  padahal yang dibutuhkan hanya sekitar 50 orang. 

“Saat saya masuk, SDM yang tersedia dari sisi kuantitas jumlahnya berlebih, tapi dari sisi kualitas, sulit mencari pegawai yang terbaik.  Ketika kita mau menempatkan pegawai di jabatan struktural, kita menempatkan yang terbaik di antara yang buruk-buruk, bukan menempatkan yang terbaik dari yang baik-baik,” ujar Sjahid saat presentasi penjurian TOP Human Capital Awards 2024 yang dilakukan secara daring, Selasa (15/10/2024).

Kondisi itu terjadi karena Perumda Tirta Aji sebelumnya banyak menjadi tempat titipan pegawai dari ‘orang dalam’. “Kami memotong hal-hal yang tidak baik itu seperti titipan-titipan pegawai dari orang dalam. Kita coba hentikan semua,” ucapnya.

Upayanya tersebut didukung penuh oleh Bupati Wonosobo selaku kuasa pemilik modal (KPM) Perumda Tirta Aji  karena tujuannya untuk menjadikan perusahaan air minum yang maju, mandiri dan profesional dalam pelayanan sesuai visi perusahaan. 

Secara bertahap, jumlah pegawai di  Perumda Tirta Aji mulai berkurang. Pada 2023, berdasarkan data, jumlah pegawai Perumda Tirta Aji sebanyak 261 orang, turun dibandingkan 2022 yang sebanyak Rp 277 orang.  Beberapa upaya yang dilakukan manajemen untuk mengurangi jumlah karyawan antara lain tidak mengganti pegawai yang pensiun dengan pegawai baru ataupun dengan pensiun dini.

Dalam pengelolaan pegawai atau human capital (HC), Perumda Tirta Aji  menerapkan strategi yang berfokus pada investasi jangka panjang SDM berupa keterampilan dan kompetensi karyawan. Ada lima Human Capital Planning & Startegy dari Perumda Tirta Aji. Pertama adalah rekrutmen ODP atau Officer Development Program.  

BACA JUGA:   Wujudkan Bank Sehat, Bank Wonosobo Tingkatkan Kompetensi SDM

“Kita meniru apa yang dilakukan di perbankan dengan Rekruitmen ODP. Ini hanya 22 orang yang langsung disekolahkan di Akatirta PDAM. Semuanya kita biayai sebagai bagian investasi jangka panjang kita,” tuturnya.

Kedua, Pelatihan & Pengembangan Karyawan dalam Tirta Aji Academia, sehingga karyawan berkomitmen dalam bekerja secara efektif. “Setiap Jumat kita ada kegiatan Pelatihan dan Pengembangan Tirta Aji Academia. Kita coba memperdalam kemampuan SDM kita, baik kompetensi dasar maupun yang terkait  beberapa hal seperti billing system, IT dan lainnya dalam rangka mendukung stabilitas perusahaan ke depan,” ujar Sjahid.

Untuk mendukung program pelatihan dan pengembangan karyawan, Perumda Tirta Aji pada 2023 menghabiskan biaya training Rp 197 juta, naik dibandingkan 2022 sebesar Rp 109 juta.

Stretegi ketiga adalah Evaluasi Kinerja melalui Program Tirta Aji Berbasis Kinerja (TABK) untuk mengoptimalkan karyawan dalam meningkatkan produktivitas kerja. “Kita ada TABK yang selalu dilakukan untuk mengukur setiap saat, bagaimana progres NRW, bagaimana rasio operasi, bagaimana efektivitas penagihan, bagaimana progres di sektor-sektor yang terkait dengan kinerja PDAM. Ini setiap bulan ada evaluasi,” kata dia.

Menurut Sjahid, TABK merupakan pengembangan dari program hibah air minum berbasis kinerja dari Pemerintah Australia. “Walaupaun programnya telah dihentikan sejak pertengahan 2024, tapi Perumda Wonosobo langsung mereplikasikan konsep dari Australia di tingkat cabang, semua cabang harus berdasar kinerja TABK,” ujarnya.

Strategi keempat adalah Manajemen Konflik dan Kepemimpinan. Pemimpin yang baik, kata Sjahid, itu bukan pemimpin yang sekadar mengikuti arus bawah. “Saya masuk (Perumda Tirta Aji) termasuk pemimpin yang dimusuhi banyak orang, tapi karena kebenaran dan nilai lebih yang kami tawarkan akhirnya konflik internal itu berlalu. Sekarang dalam kesepahaman bersama dalam menjalankan organisasi . Saya sering tekankan bahwa ini bukan birokrasi, tapi oraganisasi bisnis, jadi cara-cara birokrasi harus dihapuskan,” tegasnya.

BACA JUGA:   GSM Award 2020, Apresiasi Pengelola Media Sosial Pemerintah di Tengah Pandemi

Terakhir atau strategi kelima adalah Keseimbangan Kerja dan Kehidupan Pribadi. Manajemen sudah memberikan remunerasi yang cukup kepada SDM di Perumda Tirta Aji untuk ukuran perusahaan di Kabupaten Wonosobo. Ia juga  menekankan kepada karyawan untuk tidak glamour.

“Mereka harus menempatkan keuangan dengan sehat, take home pay juga harus dijaga. Sehingga ke depan Perumda Tirta Aji tidak hanya lembaganya yang berkembang, tapi SDM  yang bekerja juga akan terjaga dengan baik. Kemudian KPM selaku pemilik modal juga menerima manfaat melalui dividen yang terukur setiap tahun,” ujar dia.

Didukung pengelolaan human capital yang mumpuni, Perumda Tirta Aji mencatat kinerja keuangan yang membaik, terlihat dari total pendapatan yang naik dari Rp 78,38 miliar pada 2022 menjadi Rp 90,59 miliar pada 2023. Demikian pula laba perusahaan meningkat dari Rp 10,25 miliar menjadi Rp 13,51 miliar pada 2023.

Nilai kinerja Perumda Tirta Aji  berdasarkan Indikator Kinerja Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR juga membaik dari 3.43 pada 2022 menjadi 3.51 pada  2023 atau dengan kategori “SEHAT”.  Sedangkan nilai kinerja perusahaan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 1999 meningkat dari 66.11 tahun 2022 menjadi 69.11 tahun 2023 atau dengan klasifikasi “BAIK”.

Berkat kinerjanya tersebut, Perumda Tirta Aji tahun 2024 ini berhasi meraih sejumlah menghargaan antara lain TOP BUMD Awards 2024 Perumda Air Minum #Bintang 5, TOP  CEO BUMD 2024 yang diberikan kepada Muchammad Sjahid selaku  Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo.

Selain itu, Penghargaan Perpamsi Awards 2024 untuk Katagori Young Water Professional of The Year, Juara Umum Peringkat 2 dalam Program Hibah Air Minum Berbasis Kinerja KIAT Australia Tahun 2024, Penghargaan Perpamsi Awards 2024 untuk Kategori Best Local Government Support, serta Penghargaan penyelenggaraan air minum aman oleh Kementerian PUPR Tahun 2024.

Tags: Perumda Air Minum Tirta Aji WonosoboTOP Human Capital Awards 2023TOP Human Capital Awards 2024
Previous Post

Di Pembukaan Perdagangan, IHSG masih Positif

Next Post

Bakal Buyback Saham, UVCR Siap Gelontorkan Rp20 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR