TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BI Tahan BI Rate dan Terus Stabilisasi Rupiah

Achmad Adhito
17 October 2024 | 07:28
rubrik: Ekonomi
Modal Asing Masuk, Kurs Rupiah Menguat

Foto: Dhi/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness—Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 15-16 Oktober 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Fokus kebijakan moneter jangka pendek pada stabilitas nilai tukar Rupiah, karena meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, di Jakarta (16/10/2024).

Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati ruang penurunan suku bunga kebijakan dengan tetap memperhatikan prospek inflasi, nilai tukar Rupiah, dan pertumbuhan ekonomi. Kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran juga terus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja.

“Termasuk UMKM dan ekonomi hijau, dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian,” kata Perry dalam keterangan resmi untuk wartawan.

Kebijakan sistem pembayaran juga diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan, khususnya sektor perdagangan dan UMKM, memerkuat keandalan infrastruktur dan struktur industri sistem pembayaran, serta memerluas akseptasi digitalisasi sistem pembayaran.

BACA JUGA:   BI: Inflasi Inti Terjaga Rendah
Tags: bank indonesiabi rateperry warjiyostabilisasi rupiah
Previous Post

Geopolitik Timur Tengah Bikin Keuangan Global Tak Pasti

Next Post

Saham BBNI hingga PTBA Direkomendasikan Usai Suku Bunga BI Tetap

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR