Jakarta, TopBusiness—Sebanyak 89 IKM (industri kecil dan menengah) lolos seleksi administrasi IKM OVOP (One Village One Product). Mereka diseleksi dari 159 usulan calon IKM OVOP dari 22 provinsi.
Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian RI (IKMA Kemenperin) Riefky Yuswandi mengatakan di akhir pekan ini, bahwa penilaian IKM OVOP dilaksanakan sejak pekan kedua Agustus. Dan, selesai pada pekan pertama Oktober ini.
Tim penilai juga melakukan evaluasi terhadap 77 IKM penerima bintang OVOP tahun 2022. “Dari hasil penilaian Tim Seleksi, telah disampaikan rekomendasi klasifikasi bintang IKM OVOP yang didapatkan baik bintang satu, dua atau tiga,” ungkapnya.
Setelah penetapan IKM OVOP 2024, Ditjen IKMA berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan berkesinambungan, salah satunya adalah melalui Program OVOP Go Global yang dijalankan sejak tahun 2023. “Para IKM yang masuk kategori bintang 3 dan 2 akan dikurasi kembali oleh tim expert, berdasarkan kemampuan kapasitas produksi dan karakteristik produknya dalam menembus pasar ekspor,” kata Riefky dalam keterangan tertulis untuk media.
Setiap dua tahun sekali, Ditjen IKMA Kemenperin memberikan penghargaan kepada IKM OVOP dengan komoditas makanan dan minuman, kain tenun, kain batik, anyaman, dan gerabah yang berada di dalam sentra IKM. Dan dapat dibuktikan dengan legalitas sentra IKM berdasarkan ketetapan kepala daerah bupati/walikota.
Para IKM OVOP ini diusulkan dan didaftarkan oleh pemerintah daerah dan mengikuti serangkaian tahapan proses seleksi serta kriteria penilaian atas produk yang diusulkan.
