
Jakarta, businessnews.id — Presiden baru RI hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 diharapkan lebih memahami persoalan logistik dan infrastruktur di Indonesia. Sebab, logistik dan infrastruktur sangat penting bagi pertumbuhan Indonesia masa mendatang. “Sekarang ini, biaya logistik di Indonesia sangat boros karena persoalan infrastruktur. Dan hal tersebut bisa menjadi bencana nasional kalau tidak mulai dibenahi oleh pemerintahan hasil Pemilu 2014,” kata Presiden Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Masita, di Jakarta hari ini.
Selama ini, Zaldy mengatakan, partai politik dalam program mereka sangat jarang yang menyinggung problem logistik tersebut. “Rekam jejak presiden pun, jarang yang menyinggung persoalan itu. Sementara, problem logistik bukan semata menyangkut persoalan infrastruktur,” kata dia.
Sejauh ini, hanya ada satu partai yang ada menyinggung pentingnya pembenahan problem logistik. Tapi kalau itu lantas hanya berhenti di tingkat wacana, tentunya pelaku bisnis logistik sulit untuk membantu.
“Maka, nantinya Pemerintah Indonesia harus mengubah struktur logistik,” dia berkata lagi.
Zaldi berkata, untuk tingkat Asean, infrastruktur Indonesia masih kalah dengan negara lain. Terlebih lagi, Indonesia tidak punya kebijakan fiskal yang mendukung.
“Sebenarnya, semakin besar revenue dari perusahaan-perusahaan logistik, berarti makin bagus pula infrastruktur di negara tersebut.” (DHI)
EDITOR: DHI