TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hari Ini, IHSG Berpotensi Sideways

Agus Haryanto
25 October 2024 | 06:11
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini berpotensi sideways hari ini.

Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (25/10/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Sideways Hari Ini.

Pasar AS sebagian besar ditutup menguat pada Kamis (24/9). Dow -0,33%, S&P 500 +0,21%, dan Nasdaq +0,76%. Penguatan ini dikarena laporan keuangan yang sangat kuat dari Tesla dan proyeksi penjualan yang tinggi meningkatkan harapan untuk musim laporan pendapatan yang kuat. Namun, Dow terus mengalami kerugian, melanjutkan aksi jual tajam dari hari sebelumnya, karena saham IBM turun lebih dari 6% setelah pendapatan kuartal ketiga tidak mencapai target.

Pasar komoditas ditutup sideways pada Kamis (24/9). Minyak WTI -0,90% menjadi USD 70,5/bbl, batu bara +0,21 % menjadi USD 145,9/ton, nikel -2,47% menjadi USD 16.119,4/ton, CPO +7,07% menjadi MYR 4.603,0, dan emas +0,60% menjadi USD 2.736,2/toz.

Bursa Asia sebagian besar ditutup melemah pada Kamis (24/9). Nikkei +0,10%, KOSPI -0,72%, Hang Seng -1,3%, dan Shanghai -0,68%.

Sementara IHSG ditutup pada level 7.717 (-0,91%), dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 40,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 463,3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 422,6 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (Rp 335,7 miliar), TLKM (Rp 134,1 miliar), dan BMRI (Rp 104,7 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBCA (Rp 763,7 miliar), ASII (Rp 154,6 miliar), dan TOBA (Rp 52,4 miliar).

Adapun top sector gainer hari ini adalah sektor IDXTECH, sementara yang menjadi top sector adalah sektor IDXHLTH. Top leading movers emiten BBCA, CPIN, EMTK, sementara top lagging movers emiten BMRI, AMMN, BREN.

BACA JUGA:   Di Pembukaan Perdagangan, IHSG Terkoreksi

Nikkei dibuka melemah 0,58% dan KOSPI dibuka menguat 0,64% pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan sideways hari ini dikarenakan beragamnya sentimen dari pasar global maupun komoditas,” demikian tertulis.

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Jerry Siregar Jadi Ketua Umum Apjatel Lagi

Next Post

INPC Dihentikan Sementara Perdagangannya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR