Jakarta, TopBusiness—Asia Tenggara terus menjadi magnet untuk modal asing. Tahun kemarin, investasi foreign direct di kawasan itu tercatat di USD229,8 miliar. Hal itu dikatakan oleh Head of Research Singapore and SEA Cushman and Wakefield, Wong Xian Yang, dalam keterangan yang diterima redaksi Majalah TopBusiness, hari ini.
Dalam hal tersebut, Tiongkok memimpin dengan angka investasi di USD17,3 miliar. Angka ini naik 18,9% secara tahunan.
Ia menjelaskan bahwa kawasan Asia Tenggara dalam jalur yang tepat untuk pertumbuhan investasi asing di 4,6% hingga 4,8% per tahun pada periode 2024-2029.
Kemudian, Wong Xian Yang mengatakan, “Asia Tenggara akan meneruskan lagi peran penting dalam panggung global, paralel dengan alur perdagangan dan rantai pasok yang sedang dibentuk ulang.”
