Jakarta—Satu sumur minyak Pertamina EP di Jatibarang, Jawa Barat, menunjukkan kenaikan. Hal itu karena dilakukannya reparasi sumur atau kerja ulang pindah lapisan (KUPL). Reparasi itu berlangsung di Sumur XA 09 di lapangan lepas pantai Platform XRay yang dioperasikan oleh Jatibarang Field.
Jatibarang Field Manager Pertamina EP, Herman Rachmadi, mengatakan bahwa Sumur XA 09 merupakan sumur existing.
“Pekerjaan yg dilakukan adalah reparasi sumur pindah lapisan,” kata dia dalam siaran pers yang dipublikasikan hari ini.
Sebelumnya, produksi terakhir sumur itu per tanggal 3 Februari 2017 dengan tingkat produksi minyak mentah, sebesar 87 barel oil per day (bopd).
Setelah dilakukan reparasi sumur dengan pindah lapisan, tercatat saat tanggal 22 Maret 2016, produksi meningkat dan stabil.
Tingkat produksi minyak mencapai 2011 bopd. Dan per tanggal 27 Maret 2017, produksi minyak itu mencapai 2532 bopd.
“Untuk mencapai peningkatan produksi di sumur itu, metode yang digunakan adalah mengoptimalkan lifting dengan electronic submersible pump (ESP),” kata Herman.
“Kami selaku manajemen Pertamina EP mengapresiasi apa yang sudah diraih oleh rekan-rekan pekerja di Jatibarang Field, yang mampu mengoptimalkan aset yang ada, dan berhasil mendapatkan penambahan produksi minyak,” ujar Nanang Abdul Manaf, PTH presiden direktur Pertamina EP. (Alb)