TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sentimen Trump Menangi Pilpres AS bakal Bayangi IHSG, Saham-saham Ini Jadi Pilihan

Busthomi
7 November 2024 | 08:00
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 1.44% kemarin dan disertai dengan net sell asing Rp1,09 triliun setelah Trump terpilih sebagai presiden US. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BBRI, BBNI, BBCA, dan TLKM.

Untuk perdagangan hari ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, IHSG berpotensi teknikal rebound hari ini, dengan optimisme Fed cut rate 25 bps.

“Dengan kondisi itu, level Support IHSG diperkirakan akan berada di rentang 7300-7380 dengan level Resist IHSG diproyeksi di kisaran 7430-7500,” ungkap Fanny dalam risetnya, Kamis (7/11/2024).

Global Overnight Review

Wall Street Kompak Cetak Rekor Tertinggi Setelah Trump Kembali Terpilih. Indeks-indeks Wall Street kompak mencetak rekor tertinggi (all time high) pada Rabu (6/11), hal ini setelah Donald Trump diproyeksikan memenangkan pemilihan presiden AS 2024.

Dow Jones (DJIA) melesat 3,6% menjadi 43.729,9 S&P 500 meningkat 2,5% dan Nasdaq Composite melonjak hampir 3%.

NBC News memperkirakan Trump akan mengalahkan rivalnya dari Partai Demokrat Kamala Harris, setelah memperoleh setidaknya 291 suara elektoral, termasuk kemenangan di negara bagian kunci seperti Pennsylvania, Carolina Utara, dan Georgia.

Kemenangan Trump membawa dorongan besar bagi saham-saham yang diperkirakan menguntungkan dari kebijakannya.

CEO Tesla, Elon Musk dikenal sebagai pendukung Trump, mencatat kenaikan saham lebih dari 14%. Saham perbankan juga mengalami kenaikan, dimana JPMorgan Chase naik 11,5% dan Wells Fargo melonjak 13%.

Saham perusahaan media sosial Trump Media & Technology Group, memiliki keterkaitan erat dengan Trump, naik 5,8%.

Menanti Hasil Pemilu AS, Bursa Asia Pasifik Mayoritas Menghijau

Bursa saham Asia Pasifik mayoritas menghijau di tengah penghitungan suara yang sedang berlangsung dari dua kandidat dalam Pilpres AS.

BACA JUGA:   Di Penutupan Perdagangan, IHSG Hijau

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melonjak 2,61%, dan Topix melesat 1,94%. Investor mengamati pemilihan presiden AS, dengan hasil sementara menunjukkan Donald Trump memegang keunggulan kuat, berada di atas Kamala Harris.

Di sisi domestik, survei swasta mengungkapkan bahwa sentimen di antara produsen Jepang melemah pada bulan November, didorong oleh kekhawatiran atas melemahnya permintaan Tiongkok dan tekanan inflasi yang sedang berlangsung dan menanti risalah Bank of Japan (BoJ) dari pertemuan kebijakan terbarunya untuk panduan tentang potensi kenaikan suku bunga.

Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,83% dan Straits Times Singapura menguat 0,60%. Sedangkan, indeks Hang Seng (HSI) Hong Kong terdepresiasi 2,23%, KOSPI Korea Selatan turun 0,52%. (Source: Kontan, Investor Daily, Bloomberg)

Trading Idea hari ini: DEWA, MNCN, MAPI, SMGR, BMRI, dan BREN

–DEWA Spec Buy dengan area beli di 97, cutloss jika break di bawah 94. Jika tidak break di bawah 97, potensi naik ke 102-106 short term.

–MNCN Buy on Weakness dengan area beli di 326, cutloss jika break di bawah 320. Jika tidak break di bawah 326, potensi naik ke 338-340 short term.

–MAPI Spec Buy dengan area beli di 1465, cutloss jika break di bawah 1430. Jika tidak break di bawah 1465, potensi naik ke 1500-1535 short term.

–SMGR Spec Buy dengan area beli di 3600, cutloss jika break di bawah 3550. Jika tidak break di bawah 3550, potensi naik ke 3700-3770 short term.

–BMRI Spec Buy dengan area beli di 6550, cutloss jika break di bawah 6400. Jika tidak break di bawah 6550, potensi naik ke 6650-6800 short term.

BACA JUGA:   Sektor Aneka Industri Topang Kebangkitan IHSG

–BREN Spec Buy dengan area beli di 6375, cutloss jika break di bawah 6150. Jika tidak break di bawah 6375, potensi naik ke 6500-6700 short term.

Tags: donald trumpihsgpilpres ASsaham brensaham DEWAsaham hari inisaham pilihansentimen pasar ihsg
Previous Post

Catat Tanggalnya! Ini Click ‘N Win 2024, Program Baru Pertamina Lubricants Tawarkan Banyak Hadiah

Next Post

LPS: Simpanan Gen Z-Milenial Capai Rp1.285 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR