TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

E-Voting RUPS Emiten Masih Dalam Kajian OJK

Achmad Adhito
3 April 2017 | 20:11
rubrik: Business Info

Jakarta- Rencana PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI ) untuk memberlakukan e-voting dalam pengambilan keputusan rapat umum pemegang saham  (RUPST) perusahaan terbuka masih harus tertunda, pasalnya regulator pasar modal masih mengkaji kebijakan tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK ), Nurhaida mengatakan e-voting dalam RUPS emiten sangat bermanfaat namum perlu mekanisme lebih teratur dan diteriam oleh semua pihak.

“Kami masih kaji pemberlakuan e-voting sebab kita ingin mekanisme yang teratur seperti negara lain yang sudah terlaksana namum disesuaikan dengan kondisi pasar modal Indonesia,” terang dia di jakarta,Senin(3/4/2017).

Sebelumnya, Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi mengatakan e-voting akan digunakan untuk mengakomodir penggunaan hak suara investor dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanpa perlu kehadiran mereka secara fisik.e-voting diharapkan bisa memudahkan investor terutama mereka yang berdomisili di lokasi berbeda dengan tempat RUPS diselenggarakan. Program ini juga diyakini bisa memudahkan investor yang memiliki lebih dari satu efek.

Ia melanjutkan, e-voting bakal bakal mempermudah para pemilik saham menjalankan perannya. Apalagi, KSEI mencatat, lebih dari 40% investor memiliki seratus lebih saham.

E-voting hendak diterapkan KSEI secara jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek yang dibutuhkan sebatas peraturan dari KSEI sendiri maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tapi secara jangka panjang membutuhkan regulasi berupa undang-undang yang mengatur secara khusus.(az)

BACA JUGA:   Wah, Industri Kabel Optik RI Sudah Serba Bisa
Previous Post

OJK Minta Insentif pajak Capital Gain Pada Industri Dana Pensiun

Next Post

RELI Catatkan Laba Bersih Rp33,3 Miliar Akhir 2016

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR