TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Neraca Perdagangan 2024: Surplus USD31,04 Miliar

Achmad Adhito
16 January 2025 | 07:47
rubrik: Ekonomi
3 Langkah Budaya Risiko di IPC Marine

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness—Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), surplus neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2024 mencapai 2,24 miliar dolar AS. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, mengatakan bahwa hal itu melanjutkan capaian surplus pada November 2024 sebesar 4,37 miliar dolar AS.

“Dengan perkembangan tersebut, neraca perdagangan Indonesia pada 2024 mencatat surplus 31,04 miliar dolar AS, setelah sebelumnya mencatat surplus pada 2023 sebesar 36,89 miliar dolar AS,” kata Ramdan dalam keterangan resmi (15/1/2025).

Bank Indonesia memandang surplus neraca perdagangan ini positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut.

Ramdan mengatakan, surplus neraca perdagangan yang berlanjut terutama bersumber dari surplus neraca perdagangan nonmigas yang tetap baik. Neraca perdagangan nonmigas Desember 2024 mencatat surplus sebesar 4,0 miliar dolar AS, seiring dengan tetap kuatnya ekspor nonmigas sebesar 21,92 miliar dolar AS.

Kinerja positif ekspor nonmigas tersebut didukung oleh ekspor komoditas berbasis sumber daya alam seperti logam mulia dan perhiasan/permata serta bahan bakar mineral, maupun ekspor produk manufaktur seperti berbagai produk kimia serta kendaraan dan bagiannya. Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor Indonesia.

Adapun defisit neraca perdagangan migas tercatat meningkat menjadi sebesar 1,76 miliar dolar AS pada Desember 2024 sejalan dengan peningkatan impor migas yang lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan ekspor migas.

BACA JUGA:   BI Rate Tetap di 6,25%
Tags: bank indonesiabpsneraca perdagangan 2024
Previous Post

Hari Ini, Indeks masih Berpotensi Menguat

Next Post

Berkat Tata Kelola Andal, Kinerja BPRS Tanggamus Meningkat dan Jadi Nominator TOP BUMD Awards 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR