TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Berkat Tata Kelola Andal, Kinerja BPRS Tanggamus Meningkat dan Jadi Nominator TOP BUMD Awards 2025

Busthomi
16 January 2025 | 07:47
rubrik: BUMD, Event
Berkat Tata Kelola Andal, Kinerja BPRS Tanggamus Meningkat dan Jadi Nominator TOP BUMD Awards 2025

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT BPR Syariah Tanggamus (Perseroda) memang belum lama ini berganti kepemimpinan. Saat ini, BPRS milik Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Lampung ini dinahkodai oleh Inayati Rachmawati, SE, MM selaku Direktur Utama yang baru menjabat di tahun ini.

Sebelumnya, di tangan kepengurusan yang lama, BPRS Tanggamus sempat terkena masalah tata kelola yang buruk hingga berimbas ke masalah hukum. Namun kini, masalah itu sudah selesai. Di bawah kendali Bu Dirut, kemudian banyak gebrakan yang dilakukan, terutama perbaikan dalam tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) hingga akhirnya kembali meraih kepercayaan dari masyarakat.

Demikian terungkap dalam proses penjurian TOP BUMD Awards 2025 yang digelar Majalah TopBusiness secara online, pada Senin (16/1/2025). BPRS Tanggamus sendiri untuk kali pertama terpilih menjadi salah satu nominator penerima penghargaan TOP BUMD Awards 2025 itu menyisihkan sekian banyak BUMD yang ada di Indonesia.

Dalam paparannya, Ina – panggilannya, mengakui peran penting tata kelola yang baik untuk bisa mengelola BPRS Tanggamus ini berdasar dan sesuai aturan yang ada. Dengan begitu, kinerjanya pun kembali membaik lagi terlihat jelas dari raihan laba yang meningkat hingga September 2024 lalu dan tentu saja, beban dalam hal ini BOPO (beban operasional terhadap pendapatan operasional) juga menurun. Ini yang membanggakan.

Di samping itu, tentu saja, performa pembiayaan dan raihan dana pihak ketiga (DPK) juga terus bertumbuh secara tahunan. Hal ini membuktikan bahwa peran BPR ini tak hanya sekadar mengucurkan kredit atau pembiayaan, tapi sudah bisa meningkatkan perekonomian daerahnya. Ini sesuai nama barunya, Bank Perekonomian Rakyat.

“Alhamdulillah, kinerja kami menjadi terus membaik, di tengah-tengah masih dalam era pemulihan. Dari sisi BOPO kian menurun dari 95,25% per September 2024 menjadi 89,25% (year on year). Dengan rasio NPF netto di angka sangat kecil yakni 0,63%. Dan laba kami terus meningkat dari Rp356,87 juta menjadi Rp635,86 juta. Dengan posisi CAR yang juga sangat kuat di 51,71%,” papar dia.

BACA JUGA:   TOP BUMD Awards 2026: BPRS Lampung Timur Perkuat Transformasi Kinerja Berbasis Kualitas dan Keberlanjutan

Adapun untuk raihan DPK dan pengucuran pembiayaannya adalah, untuk realisasi Tabungan dan Deposito (yoy) berhasil diraih di angka yang bagus dari Rp29,68 miliar menjadi Rp35,68 miliar untuk Tabungan dan dari Rp9,41 miliar menjadi Rp8,80 miliar untuk deposito.

Untuk pembiayaan, BPRS Tanggamus berhasil melakukan fungsi intermediasinya dengan baik. Yakni dari Rp36,53 miliar menjadi Rp40,62 miliar (yoy). Dan untuk asset tercapai dari Rp59,13 miliar menjadi Rp62,42 miliar.

BPRS Tanggamus yang memiliki proporsi orientasi usaha yaitu sebanyak  90% laba  dan  10% layanan publik atau sosial itu memiliki strategi bisnis yang secara umum adalah melakukan teknik pemasaran yang berkaitan dengan produk–produk BPR yang sesuai dengan daya beli masyarakat sekitar BPR dan melakukan inovasi produk sesuai dengan kebutuhan Masyarakat.

“Kinerja yang semakin membaik ini karena, pertama, perbanyak tenaga marketing. Jadi mereka yang punya spirit di bisnis kita arahkan perkuat di bisnis. Kedua, perbanyak fitur-fitur produk pembiayaan. Dalam hal ini kita juga untuk produk komersial tak hanya ke ASN, tapi ke masyarakat umum. Ini justru marjinnya lebih besar. Dan ketiga, tim yang semakin solid dan support dari pihak Pemda dalam mendukung laju berkembangnya kemajuan BPRS Tanggamus,” terang dia.

Perbaikan Tata Kelola

Tata kelola seolah menjadi konsentrasi utama bagi Ina kala dipercaya menjabat sebagai Dirut. Dirinya yang sudah malang-melintag di dunia perbankan nasional harus rela “turun gunung” mengelola Perusahaan dari yang semula sebagai Dewan Komisaris.  

Beberapa kebijakan Tata Kelola Perusahaan adalah:

  1. BPR Menetapkan tugas dan tanggung jawab yang jelas bagi dewan komisaris dan dewan direksi serta seluruh jajaran di bawahnya yang selaras dengan visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan, sasaran usaha dan strategi BPRS.
  2. Pemisahan tugas dan tanggung jawab antara satuan atau unit kerja yang menangani pembukuan, operasional dan bisnis.
  3. Penunjukan pejabat yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan audit internal dan independen terhadap unit kerja lain.
  4. Menyediakan data dan informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu kepada seluruh stakeholders.
  5. BPRS Mengambil keputusan secara objektif dan bebas dari segala tekanan dari pihak mana pun.
  6. BPRS berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian.
  7. Kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA:   Kualitas Layanan di Atas Standar, RSUD Labuha Masuk Finalis Peraih TOP BUMD Award 2025

Dari situ, dirinya bisa merancang banyak terobosan, inovasi,  atau prestasi terkait pengelolaan Human Capital atau Sumber Daya Manusi aitu. Yaitu, meningkatkan efisiensi dan pengendalian biaya operasional, menyesuaikan strategi rekrutmen untuk mendapatkan SDM yang andal dan kompeten, dan meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan yang tepat.

Dan akhirnya, kata Ina, beberapa target kinerja pun dapat tercapai yang diamanatkan oleh Perda atau Penugasan oleh Kepala Daerah. Yaitu, pada RUPS awal tahun yakni Maret 2024 terdapat beberapa catatan penting untuk keberlangsungan jalannya roda perekonomian BPRS Tanggamus (Perseroda), berupa target pencapaian laba sebanyak Rp900.000.000 dan tetap terjaganya kondisi Kesehatan perbankan & produktivitas meningkat dari tahun 2023 yang lalu.

“Dan ternyata target kinerja tahun 2024 tercapai, yaitu untuk laba ditargetkan di akhir tahun yaitu Rp900.000.000. Kemungkinan tercapai karena hingga kuartal III-2024 sudah tercapai Rp635,86 juta. Dan juga NPF yang rendah sehingga masih terjaga atau Sehat. Serta asset terus menguat di atas lebih dari Rp65 miliar. Ini sesuai target,” tandasnya, bangga.

Selain pencapaian dari kinerja keuangan, beberapa keberhasilan lain di tangan Bu Dirut ini dalam setahun terakhir adalah, menerapkan Struktur Organisasi Perusahaan dengan menggantikan personal- personal yang ada sesuai hasil test dan psykotest, dan dengan hal tersebut pengaruhnya cukup signifikan.

“Adanya prinsip The Right Man on the Right Place. Ini terbukti kinerja tahun 2024  lebih membaik dibanding dengan tahun sebelumnya yaitu tahun 2023,” kata dia.

Perkuat Digitalisasi

Selain tata kelola yang menjadi fokus utamanya, digitalisasi juga demikian. Dalam hal implementasi dan pemanfaatan Teknologi Informasi ini, kata dia, TI memiliki banyak manfaat bagi bank dan nasabah, seperti meningkatkan efisiensi, kualitas dan keamanan layanan. Juga memiliki peran penting dalam layanan informasi akuntansi, sehingga bisa menyajikan laporan keuangan yang akurat, tepat waktu dan sesuai dengan standar akuntansi yang telah berlaku.

BACA JUGA:   Tabungan Haji Pelajar, Inovasi Unggulan Terbaru Bank Jam Gadang Syariah

Dan tentu saja mempermudah dalam melakukan analisis kinerja keuangan serta mempermudah pengawasan internal dan audit.

Adapun terkait kinerja bisnis dengan IT ini sudah adanya internet banking, memberikan kemudahan dalam layanan akses antar bank secara online (mengecek saldo, transfer uang, pembayaran tagihan, pembelian barang dan jasa dll. Serta memudahkan komunikasi antar perusahaan, baik melalui email, pesan teks atau video call.

“Dalam digitalisasi ini, antara lain pengkinian aplikasi Deposito untuk form surat-surat melalui CBS (pemberitahuan perpanjangan, pemberitahuan perubahan suku bunga,, permohonan perpanjangan deposito), layanan PPOB di semua kantor bekerja sama dengan Bank Permata, inovasi dalam layanan digital marketing, bisa transfer ke CBS melalui virtual account (VA) Bank Permata, dan lainnya,” pungkas Ina.

Tags: PT BPRS Tanggamus (Perseroda)TOP BUMD Awards 2025
Previous Post

Neraca Perdagangan 2024: Surplus USD31,04 Miliar

Next Post

IHSG Mulai ke Tren Positif, Saham Ini Layak Koleksi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR