TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perkuat Tata Kelola, Perumda BPR Kuningan Bersiap Menuju Perseroda

Ahmad Churi
18 January 2025 | 06:40
rubrik: Event
Perkuat Tata Kelola, Perumda BPR Kuningan Bersiap Menuju Perseroda

Jakarta, TopBusiness – Perumda BPR Kuningan atau Bank Kuningan tengah bersiap naik kelas menjadi Perseroda. Selain melakukan penguatan, pembenahan di sistem manajemen, aplikasi core banking, SDM untuk operasional, juga memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Bank Kuningan merupakan Perusahaan Umum Daerah yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan _Jawa Barat dengan kegiatan usaha perbankan untuk menjadi solusi keuangan masyarakat. Salah satu keunggulan Bank Kuningan yakni mempunyai daya jangkau hingga ke area pedesaan dan memiliki kedekatan budaya dengan masyarakat kabupaten Kuningan.

Dalam rangka mendorong jangkauan skala bisnis, usaha maupun operasional, Perumda BPR Kuningan tengah didorong bersiap meningkatkan status atau bentuk badan hukum, dari Perumda menjadi Perseroda. Diharapkan perubahan ini bisa makin meningkatkan profesionalitas dan kinerja BUMD Kabupaten Kuningan-Jawa Barat, sesuai dengan visi dan misi utama yag diemban.

Bank kebanggaan Kabupaten Kuningan ini, memiliki Visi utama” Menjadi Lembaga Keuangan Terpercaya dalam Mendukung Perekonomian Masyaarakat Melalui Pelayanan Jasa Keuangan yang Inovatif, Berkualitas, dan Berkelanjutan. Sedangkan misinya ada lima, yakni: Menyediakan Layanan Keuangan yang Inklusif; Mengembangkan Produk dan Layanan yang Inovatif; Menjaga Kepercayaan dan Kepuasan Nasabah; Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kuningan; Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia; serta Mengelola Risiko dengan Bijak.

Sedangkan aktivitas usaha (secara umum) yakni menjalankan fungsi intermediasi perbankan. Proses intermediasi perbankan dilakukan dengan cara: menghimpun dana dari masyarakat berupa simpanan, menyalurkan dana tersebut dalam bentuk kredit kepada pihak yang membutuhkan. Selain itu juga harus bisa memastikan bahwa dana disalurkan secara efektif dan efisien ke sumber-sumber yang produktif, terutama yang bisa berdampak bagi kemajuan ekonomi masyarakat dan menggerakan roda pembangunan di daerah.

BACA JUGA:   Berkat GRC, Kinerja ASDP Lampui Target RJPP

“Saat ini kita sedang menyiapkan segala sesuatunya, baik persyaratan dokumen, kesiapan SDM, tata kelola dan lainnya, sesuai regulasi yang ada untuk perubahan status dari Perumda menjadi Perseroda,” ungkap Direktur Utama BPR Kuningan, Dodo Warda, SE dalam sesi wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2025 pada Kamis (16/01/2025), melalui aplikasi zoom meeting yang diselenggarakan Majalah TopBusiness Jakarta.

Turut hadir dalam wawancara penjurian ini, di antaranya Ketua Dewan Pengawas, Drs. H. Kamil Ganda Permadi, Anggota Dewan Pengawas Drs. Uca Somantri M.SI, dan Direktur Kepatuhan, Deni Heryana. Sedangkan juri penilai terdiri DR.  Melani K. Harriman (CEO Melani K. Harriman & Associates), Febrizal Efendi (Aspiluki), serta Prof. DR.  Satya Arinanto (Guru Besar – Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI) yang dimoderatori oleh Ahmad Chury (MSI Group).

Dalam kesempatan itu, Dewan Pengawas, Drs. H. Kamil Ganda Permadi menyatakan bahwa dengan statusnya saat ini sebagai Perumda, layanan bank ini berfokus untuk public, mendukung program pemerintah dalam memajukan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan menjadi Perseroda, diharapkan bisa berkiprah lebih leluasa dalam  kegiatan usaha, lebih fleksibel dalam pengembahgan bisnis, sehingga juga bisa berkontribusi lebih besar bagi kemajuan daerah, termasuk dalam bentuk kontribusi PAD ke Pemkab Kuningan.

“Kami sangat mendukung peningkatan status ini. Kita harapkan dengan perubahan status menjadi Perseroda, perusahaan makin leluasa dalam mengembangakan usaha dan dapat dikelola lebih professional untuk kinerja yang lebjh baik. Mudah-mudahan bisa cepat terwujud dan targetnya semester pertama tahun ini bisa terealisasi,” ujarnya.

Direktur Utama Bank (BPR Perumda) Kuningan H Dodo Warda, menegaskan komitmentnya untuk berkontribusi kepada pemerintah daerah serta memberikan pelayanan pada masyarakat. Selama kepemimpinannya, Perumda BPR Kuningan terus tumbuh dan berkembang. Rasio NPL dalam 3 (tiga) tahun terakhir berada di bawah 5% , asset setiap tahun terus tumbuh dan jumlah nasabah baru (CIF) bertambah 5.530 dalam 1 (satu) tahun terakhir.

BACA JUGA:   Lumbung Pangan, CSR Unggulan Baznas

Dengan mempertahankan NPL dibawah 5% dan kinerja keuangan yang baik maka berdampak pada meningkatnya kepercayaan Masyarakat. Skor penilaian GCG juga masuk peringkat Komposit 2 dengan predikat “Baik” pada penilaian Tata Kelola yang dilaporkan pada tahun 2025.

Kinerja bisnisnya juga terus meningkat dan masuk portofolio BPR sehat. Misalnya tahun buku 2023, aset sebesar Rp249.610.817.213 dan tahun 2024 naik menjadi Rp 250.619.226.016. Perusahaan juga membukukan laba pada tahun 2024 sebesar Rp 3.702.784.589, naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp 3.522.195.312. 

Hal ini tidak terlepas dari terobosan dan inovasi  produk yang dilakukan  untuk memberikan layanan primanya. Untuk memudahkan calon nasabah, Bank Kuningan mengoperasikan unit mobil kas keliling.  Bank juga menghadirkan produk inovatif seperti, tabungan Idul Fitri dengan jumlah rekening yang juga makin banyak.

“Salah satu inovasi dalam menghimpun dana dari Masyarakat yakni hadirny produk  Tabungan Idulfitri. Program ini  dibuka hanya dua bulan setelah hari raya idul fitri  dan dapat diambil 2 (dua) minggu sebelum hari raya idul fitri. Sampai dengan 31 Desember 2024 saldo Tabungan idulfitri mencapai Rp. 8.070.177.999 dengan 6.173 rekening,” terangnya.

Program tabungan Simpel dengan lingkup penabung SD, SMP se-Kabupaten Kuningan dan Tabungan Ciremaiku dengan tabungan berhadiah dengan jumlah rekening 364 dengan total saldo Rp 4,6 miliar. BPR Kuningan ini memilki layanan transfer virtual account dan transaksi non tunai (TNT).

Prestasi lainnya, BPR Kuningan ini menjadi pilot project dalam mengelola dana desa di Kementerian Dalam Negeri yang juga dilakukan inovasi dengan dukungan teknologi digital bank.

Editor: Agus H

Tags: BPR Kuningan
Previous Post

LinkQu dan Bank Sinarmas Sinergi Penggunaan Virtual Account

Next Post

Akan Out dari Bursa, Produsen Tekstil Ini Buyback Saham Rp7,95 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR