TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Diperkirakan Akhir 2017 Multistrada Masih Bukukan Rugi Bersih

Achmad Adhito
9 June 2017 | 18:42
rubrik: Business Info

Jakarta- Kenaikan bahan baku utama ban dan rencana pelunasan utang kepada perbankan  membuat beban operasional PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) membengkak. Tak heran hingga kuartal I 2017 emiten produsen ban tersebut masih mencatatkan rugi bersih Rp4,1 miliar. Kondisi itu akan berlanjut hingga akhir tahun.

“Laba/rugi tahun 2017 diperkirakan masih tidak jauh berbeda dengan tahun 2016, namun kami usahakan akan lebih baik ketimbang tahun 2016,” kata Wakil Presiden Direktur MASA, Sukarman di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat(9/6/2017).

Ia menjelaskan bisnis ban tergolong unik, sebab pada saat bahan baku naik maka tidak bisa serta merta harga jual ban naik, namun pada saat bahan baku turun maka harga jual segera turun.  Sementara itu, harga karet naik menjadi USD2 per ton pada kuartal I 2017, sedang harga bahan baku pada tahun 2013 hanya USD1,5 per ton.

“Sementara harga jual ban tujuan ekspor hanya 5% dan harga jual ban untuk pasar domestic naik 5%-7%,” ujar dia.

Sukirman dalam kesempatan ini juga menyampaikan target penjualan tahun 2017 tumbuh 10 % dibanding tahun 2016. Namun demikian Multistrada khawatir akan kebijakan Pemerintah Amerika Serikat terkait masuknya Indonesia dalam daftar Negara Negara mencatatkan surplus perdagangan dengan Amerika Serikat.

“Semoga tidak ada tekanan dari kebijakan pemerintah Amerika Serikat,” Harap dia.

Untuk diketahui, 65 persen penjualan ban perseroan untuk tujuan ekspor dan Amerika Serikat menjadi tujuan ekspor utama. Sedangkan penjualan tujuan domestic hanya 35%. (az)

 

BACA JUGA:   Sektor Minerba Jadi Penyumbang Investasi Terbesar dalam Negeri
Previous Post

Rasio Penjaminan LPS Baru Capai 1,2%

Next Post

Bank Mayapada Resmi Masuk Jajaran BUKU III

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR