Jakarta- Satu lagi bank naik kelas, terbaru PT Bank Mayapada Internasional, Tbk telah dinyatakan tercatat di dalam pengawasan OJK sebagai Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) , yang memiliki kecukupan Modal Inti Rp. 5 triliun sampai dengan kurang dari Rp. 30 triliun.
Berdasarkan siaran pers perseroan , Jumat(9/6/2017) disebutkan hal itu merupakan wujud dari komitmen Pemegang Saham untuk terus memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi, antara lain melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang telah mencapai kesembilan kalinya sampai dengan tahun 2016 dan Penawaran Umum Obligasi Subordinasi sebanyak empat kali.
Lebih jelasnya, sesuai dengan Rencana Bisnis Bank yang telah disampaikan kepada OJK, Bank Mayapada sedang mempersiapkan pelaksanaan PUT kesepuluh dengan target perolehan dana Rp. 1 triliun dan penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan 1 selama dua tahun sebesar masing-masing Rp. 750 milyar/tahun pada tahun 2017 ini dengan menggunakan laporan keuangan audited buku Maret 2017.
Kedua aksi korporasi tersebut saat ini sedang dalam proses, dengan tujuan memperkuat struktur permodalan Bank dalam menunjang ekspansi usaha dan kebutuhan capex untuk penguatan infrastruktur teknologi informasi.
Kinerja Bank Mayapada per buku unaudited Maret 2017, mencatatkan total aset sebesar Rp. 66,84 triliun dengan jumlah Dana Pihak Ketiga sebesar Rp. 57,74 triliun dan kredit tersalurkan sebesar Rp. 49,12 triliun; tumbuh sebesar masing-masing 28,36%, 26.40% dan 33.76% dibandingkan dengan per buku unaudited Maret 2016. CAR, LDR, BOPO, dan NPL-Net tercatat sebesar masing-masing 13.70%, 85.07%, 78.80%, dan 0,96%. (az)