
Jakarta, businessnews.id — Memudahkan wajib pajak mengisi SPT Tahunan (Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan), ke depan itu bisa juga dilakukan di jaringan BRI (Bank Rakyat Indonesia). “Jadi, tidak sekadar menyetor, wajib pajak bisa mengisi SPT di jaringan kami,” kata Direktur Utama BRI, Sofyan Basir, di Jakarta hari ini.
Menurut dia, BRI sedang mengembangkan diri menjadi penyedia layanan aplikasi atau aplication service provider (ASP) SPT Tahunan untuk seluruh nasabah BRI dan masyarakat umum. “Saat ini, jaringan kami telah mencapai 9.800 unit kerja dan didukung oleh kemampuan TI (teknologi informasi) yang dimiliki BRI saat ini.”
Dengan ASP tersebut, tambahnya, setiap wajib pajak yang juga merupakan nasabah BRI maupun non-nasabah bisa mendatangi CS atau customer service untuk menyetor dan melapor SPT tersebut melalui e- filling. Khususnya nasabah BRI yang telah mencapai 48 juta orang.
Saat ini sistem milik BRI mampu menampung 50 juta transaksi per hari. Dengan sistem ASP ini wajib pajak dapat mengisi SPT secara online sehingga lebih cepat-mudah. Adapun bagi Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), dia berkata, akan mendapatkan data yang akurat dan real time sehingga penerimaan pajak akan dapat dikelola secara transparan.
Sebagai bank pertama yang ditunjuk sebagai ASP, BRI memberikan nilai tambah lain karena Ditjen pajak dapat megggunakan jaringan BRI. “Sehingga dapat menggurangi beban server di kantor pusat Ditjen pajak,” Sofyan mengatakan. (ZIZ)