TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Konflik Iran-Israel, Minyak Bren Potensi Naik 15-20%

Achmad Adhito
18 June 2025 | 08:14
rubrik: Business Info
Sebab Amerika, Minyak Turun Hampir 2%

foto : istimewa

Jakarta, TopBusiness—Dampak langsung konflik Iran-Israel paling terlihat di pasar energi. Posisi Timur Tengah sebagai penghasil minyak utama—yang menyumbang hampir 30% produksi global—membuat pasar waspada. Gangguan pada produksi energi Iran yang produksinya mencapai 3,2 juta barel per hari akan memicu  gangguan pasokan sekaligus memicu fluktuasi harga energi di pasar internasional.

“Harga minyak Brent telah berfluktuasi antara $73 hingga $92 per barel pasca-erang Iran-Israel, dengan analis memeringatkan potensi kenaikan 15-20% pada 2025,” kata Menteri Perindustrian RI, Agus G. Kartasasmita, dalam keterangan resmi (17/6/2025).

Volatillitas harga energi dunia ini juga semakin tinggi seiring dengan munculnya ancaman penutupan selat Hormuz yang telah menjadi urat nadi jalur pasokan energi dunia.
 
Ia menekankan pentingnya memitigasi risiko dampak perang Iran-Israel pada industri, terutama ketergantungan industri dalam negeri pada energi impor sebagai bahan baku maupun komponen input produksi.

Selain itu, mitigasi juga dibutuhkan mengantisipasi gangguan pada rantai pasok global terutama pada rantai pasok bahan baku industri karena jalur logistik bahan baku dan produk ekspor industri melewati timur tengah yang sedang dilanda konflik terbuka saat ini.

Tidak hanya itu, Menperin juga mengingatkan industri manufaktur juga memitigasi dampak perang Iran-Israel terhadap gejolak nilai tukar mata uang yang berakibat terhadap inflasi harga input produksi dan penurunan daya saing ekspor produk industri.

BACA JUGA:   Kemenperin Terus Dorong Industri Keramik
Tags: agus kartasasmitadampak konflik iran-israelharga minyak brent 2025
Previous Post

IHSG di BEI Diperkirakan Bergerak Sideways

Next Post

Asing Masih Banyak “Net Buy”, Enam Saham Ini Direkomendasikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR