Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (30/06/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Jumat (27/6). Dow +1,00%, S&P 500 +0,52%, Nasdaq +0,52%. Pasar AS ditutup menguat di tengah harapan akan penurunan suku bunga.
Pasar komoditas bergerak naik Jumat kemarin (27/6). Harga minyak WTI +0,17% ke level USD 65,52/bbl, harga minyak Brent -0,19% ke level USD 67,77/bbl, harga batubara +0,80% di level USD 107,0/ton, dan CPO +1,19% ke level MYR 4.012. Harga emas terpantau melemah 1,24% ke level USD 3.274/oz.
Bursa Asia ditutup mayoritas melemah Jumat kemarin (27/6). Kospi -0,77%, Hang Seng -0,17, Nikkei +1,43% dan Shanghai -0,70%.
IHSG Kamis (26/6), ditutup menguat 0,96% ke level 6.897,4. Investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 2.022,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 181,4 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 2.204,1 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BMRI (Rp 157,6 miliar), BBRI (Rp 98,1 miliar), dan TLKM (Rp 85,2 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBCA (Rp 276,1 miliar), CUAN (Rp 83 miliar), dan ICBP (Rp 64,5 miliar). Top leading movers emiten BMRI, BBRI, TLKM, sementara top lagging movers emiten DSSA, KLBF, ASII.
Pagi ini, Kospi tercatat menguat 0,55%, dan Nikkei juga mencatatkan +1,06%. “Kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, didorong sentimen positif pasar AS dan regional,” demikian tertulis di website.
