TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RUPS OMED Putuskan Buyback Saham dan Bagi Dividen Rp96,60 Miliar

Busthomi
1 July 2025 | 15:30
rubrik: Capital Market
RUPS OMED Putuskan Buyback Saham dan Bagi Dividen Rp96,60 Miliar

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Jayamas Medica Industri Tbk (IDX: OMED), pemimpin pasar alat kesehatan di Indonesia dengan merek “OneMed,” baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dan Public Expose di Shangri-La Surabaya.

Dalam forum ini, OMED menegaskan optimisme pertumbuhan melalui kinerja keuangan yang solid dan strategi ekspansi pasar global.

Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui laporan tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024, termasuk pengesahan laporan keuangan konsolidasian, serta memberikan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pengurusan dan pengawasan selama periode tersebut.

RUPST juga menetapkan penggunaan laba bersih tahun 2024, termasuk pembagian dividen tunai sebesar Rp3,57 per saham, dengan total nilai sebesar Rp96.600.094.500 kepada para pemegang saham.

Dalam RUPSLB, para pemegang saham menyetujui rencana Perseroan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimum Rp 5 miliar selama periode 27 Juni 2025 hingga 27 Juni 2026.

Langkah buyback ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pasar terhadap prospek jangka panjang Perseroan dan mendukung program kepemilikan saham oleh karyawan (employee share ownership program), sehingga meningkatkan partisipasi mereka terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan.

Kinerja Keuangan

Sepanjang 2024, pendapatan meningkat menjadi Rp 1,88 triliun (naik dari Rp 1,73 triliun pada 2023), dengan laba bersih tumbuh menjadi Rp 324 miliar dan margin laba bersih sebesar 17,2%.

Pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan strategi diversifikasi produk dan efisiensi operasional Perseroan.

Pada kuartal pertama tahun 2025, Perseroan kembali mencatatkan pertumbuhan positif dengan pendapatan sebesar Rp 436,3 miliar, meningkat 2,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

BACA JUGA:   10 Tahun, Gas Cair RI Dikirim ke Bangladesh

EBITDA periode ini mencapai Rp 98,4 miliar dengan margin sebesar 22,6%, sementara laba bersih mencapai Rp 73,1 miliar dengan margin sebesar 16,8%.

Inovasi Produk

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan efisiensi produksi, PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) telah memperoleh izin operasional dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) untuk mengoperasikan mesin electron beam (E-Beam).

Informasi ini disampaikan oleh Direktur Operasional Leonard Hariadi Hartanto dalam Public Expose, beberapa waktu lalu. Mesin E-Beam digunakan untuk proses sterilisasi dan melengkapi fasilitas sterilisasi ETO (Etilena Oksida) yang telah dimiliki di Pabrik Mojoagung.

“Teknologi ini memungkinkan proses sterilisasi produk dilakukan dalam waktu kurang dari satu menit, jauh lebih cepat dibandingkan metode ETO yang memerlukan 8 hingga 12 jam, dengan limbah residu yang sangat minim,” ujar Leonard.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mempercepat waktu produksi dan meningkatkan daya saing produk OMED, khususnya dalam menghadapi pasar ekspor.

Kemitraan Global

Selain itu, OMED juga aktif menjalin kemitraan global, termasuk dengan Fresenius Kabi dari Jerman, serta perusahaan dari Jepang, Perancis, dan India dalam bentuk manufaktur bersama dan co-branding, guna memperkuat posisinya di pasar domestik.

“Kami optimis terhadap prospek pertumbuhan industri alat kesehatan, didukung oleh meningkatnya kesadaran kesehatan masyarakat dan kebutuhan fasilitas kesehatan yang terus meningkat,” ujar Herlien Sri Ariani, Presiden Direktur OMED.

Memasuki tahun 2025, OMED mulai meningkatkan kapasitas produksi untuk ekspor, dengan fokus utama pada pasar Amerika Serikat, seiring meningkatnya permintaan alat kesehatan global dan dinamika geopolitik yang mendorong diversifikasi pasokan.

“Ekspansi pasar global merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami dalam merespons dinamika pasar internasional serta meningkatkan daya saing produk kami,” tambah Louis Krisnadi Hartanto, Direktur Marketing dan Sales.

BACA JUGA:   RUPST Intiland Setujui Perubahan Dewan Komisaris dan Direksi

“OMED akan terus menjaga transparansi serta hubungan baik dengan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta pemegang saham,” tutup Eka Suwignyoo, Direktur Keuangan Perseroan.

Tags: buyback sahamdividenOMEDPT Jayamas Medica Industri TbkRUPST
Previous Post

Masuk ke Sektor Bioteknologi, PRDA Akuisisi 30% Saham Prostem

Next Post

Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Terkontraksi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR