TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bengkulu Komitmen Dukung Percepatan Realisasi Panas Bumi

Albarsyah
18 July 2025 | 16:02
rubrik: Business Info
Energi  Panas Bumi RI Bakal Terbesar Kedua Dunia

Ilustrasi Energi Panas Bumi. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk mendukung percepatan realisasi pengembangan listrik energi geotermal yang pembangunannya sedang berjalan.

“Mendukung penuh percepatan proyek strategis ini,” kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, beberapa waktu lalu.

Bahkan, Gubernur Helmi Hasan menyatakan akan segera bersurat kepada Presiden Republik Indonesia guna mendorong percepatan sinergi antara Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dan PLN. “Kita akan bersurat ke Presiden untuk mempercepat komitmen antara PGE dan PLN agar proyek ini segera terealisasi. Saat ini, tantangannya ada di PLN,” kata Helmi.

Gubernur Helmi juga berencana melakukan koordinasi langsung ke pusat agar proyek listrik energi geotermal itu bisa beroperasi pada 2026 atau 2027 nanti. “Saya akan ke Jakarta secepatnya. Kalau semua pihak solid dan hambatan teknis dapat diurai, kita berharap proyek ini bisa berjalan lebih awal dari target. Syukur-syukur bisa mulai beroperasi di 2026,” ucapnya.

Lebih lanjut, Helmi menjelaskan Presiden RI Prabowo Subianto sendiri telah memberikan perhatian khusus terhadap transisi energi nasional, termasuk pengembangan energi panas bumi sebagai alternatif pengganti batu bara. “Presiden sudah mengintervensi langsung isu transisi energi. Apalagi PT PGE telah mendapat tambahan investasi dari Danantara. Ini angin segar, saya yakin prosesnya bisa lebih cepat,” kata dia.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Hululais di Provinsi Bengkulu, dengan kapasitas 110 Mega Watt (MW), dapat mulai beroperasi secara komersial pada 2027.

Direktur Operasional PGEO Ahmad Yani menyebutkan dalam proses pembangunan ada hambatan terkait tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang sempat menghambat laju proyek, namun kini telah teratasi. Tetapi, lanjut dia sinergi dan komitmen dari PT PLN masih menjadi kunci keberlanjutan. “Kendala TKDN sudah tidak ada lagi. Tapi kami masih sangat membutuhkan komitmen dari PLN,” kata dia.

BACA JUGA:   Resmi Tercatat di BEI, Saham PGEO Menguat 5,71% di Perdagangan Perdana

Ahmad berharap dukungan langsung dari Gubernur Bengkulu agar percepatan proyek tersebut dapat tercapai. PLTP Hululais, katanya tak hanya menyuplai energi bersih, tetapi juga menjadi sumber pendapatan daerah melalui dana bagi hasil (DBH) panas bumi.

“Jika proyek ini berjalan sesuai target, Bengkulu akan memperoleh manfaat nyata dalam bentuk DBH,” ujarnya.

Tags: PGEO
Previous Post

Sebanyak 900 Mitra Telkom Akses Akan Diguyur Pembiayaan oleh BSI

Next Post

Kemendagri Usul Bentuk Direktorat Jenderal BUMD untuk Perkuat Pengawasan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR