Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (28/08/2025) IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.
Saham AS ditutup menguat pada hari Rabu (27 Agustus): Dow +0,32%, S&P 500 +0,24%, Nasdaq +0,21%. Penguatan didorong oleh antusiasme investor yang tinggi menjelang laporan keuangan NVDA, yang dipandang sebagai katalis potensial bagi reli saham-saham teknologi yang sedang berlangsung. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun turun -0,12% menjadi 4,232%, sementara Indeks USD melemah -0,04% menjadi 98,2.
Pasar komoditas sebagian besar menguat. Minyak WTI +1,42% menjadi USD 64,15/barel, Brent +1,23% menjadi USD 68,1/barel, CPO +0,40% menjadi MYR 4.488, emas +0,11% menjadi USD 3.397,4/oz, sementara batu bara tetap stabil di USD 111,6/ton.
Pasar Asia ditutup beragam: Kospi +0,25%, Nikkei +0,30%, Hang Seng -1,27%, Shanghai -1,76%.
IHSG naik 0,38% ke level 7.936,2, dengan penjualan asing bersih sebesar Rp140,5 miliar di pasar reguler dan Rp72 miliar di pasar negosiasi. Penjualan asing bersih terbesar tercatat pada BBCA (Rp329,4 miliar), BMRI (Rp98,8 miliar), dan TLKM (Rp49,8 miliar), sementara pembelian asing bersih tertinggi tercatat pada BREN (Rp306,2 miliar), CUAN (Rp148,5 miliar), dan WIFI (Rp82,8 miliar). Saham-saham yang paling banyak bergerak adalah BREN, DSSA, dan BRPT, sementara saham-saham yang bergerak lambat adalah TLKM, BMRI, dan BBRI.
Pagi ini, Kospi dibuka datar (-0,01%), sementara Nikkei naik 0,39%. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, di tengah sentimen beragam dari pasar regional,” demikian tertulis di website.
