
Jakarta, businessnews.id — Kebijakan hilirisasi mineral pertambangan sampai saat ini belum menimbulkan dampak langsung terhadap PT Asia Natural Resources, Tbk. Selain itu, Asia Natural bergerak di bidang perdagangan pertambangan, bukan di pertambangan itu sendiri. “Untuk pertambangan, kami bekerja sama dengan pemegang IUP (ijin usaha pertambangan),” kata Corporate Secretary Asia Natural Resources, Domi Dominicus J. Mere, di Jakarta hari ini.
Domi, dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI), menjelaskan bahwa pihaknya belum punya sarana pendukung kebijakan hilirisasi mineral seperti pabrik dan mesin pengolahan-pemurnian. Juga belum ada rencana untuk pengadaan fasilitas tersebut. “Dengan begitu, kami pun belum punya pendanaan untuk itu,” dia berkata.
Penjelasan dia pula, Asia Natural telah bekerja sama dengan pemilik IUP tambang biji besi di Kalimantan Timur. Dan sudah melakukan transaksi jual beli dengan pihak ketiga. Masa kontrak kerja sama tersebut masih berdurasi pendek yakni setahun.
Sementara, untuk pemurnian dan pengolahan, Asia Natural bekerja sama dengan pemegang IUP tambang emas di Alor, Nusa Tenggara Timur. IUP tersebut dalam proses IUP eksplorasi menjadi IUP operasi produksi.
“Jadi, kami belum melakukan pengolahan dan pemurnian mineral sendiri,” kata dia. (DHI)
EDITOR: DHI