Jakarta, BusinessNews Indonesia—Saat ini, pengembang properti yang menganggap konsumen milenial sebagai pangsa pasar menarik, masih berjumlah sedikit. Padahal, konsumen milenial yang berusia 23 tahun sampai 37 tahun, merupakan kelompok terbesar pembeli properti.
“Milenial menjadi kelompok terbesar itu sampai dengan 10 tahun ke depan,” ujar Country General Manager Rumah123.com, Ignatius Untung, di Jakarta kemarin siang, dalam paparannya ke wartawan.
Untung mengatakan, sudah seyogianya bahwa developer properti mulai menargetkan penjualan ke konsumen milenial itu. Dan hal itu bisa dilakukan dengan mulai memahami karakter kelompok konsumen tersebut.
Developer properti, Untung menambahkan, dalam berpromosi juga belum banyak menggunakan media utama yang digunakan konsumen milineal, yakni internet. Dalam hal ini, promosi yang tertuju ke internet sebagai media utama konsumen tersebut, masih sedikit.
“Diperkirakan, masih sekitar 6%. Sementara kalau di Australia, angka itu sudah 20%-an,” kata Untung.
Di sisi lain, sayangnya, kaum milenial pun belum terlalu memprioritaskan pentingnya membeli properti sedari dini.
“Kalau kelompok konsumen milenial yang berjumlah besar daripada 40% bersikap seperti itu, sudah tentu sangat riskan untuk pasar properti kita, bukan?” kata dia.
