TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Industri Kimia-Farmasi-Tekstil Dorong Ekonomi Nasional

Achmad Adhito
6 October 2025 | 05:58
rubrik: Business Info
Laba Unilever Naik 30,1% Karena Jual Aset

Ilustrasi bisnis yang meningkat. Sumber Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,70% secara tahunan (yoy/year on year) Agustus 2025. Dan menunjukkan kontribusinya sebagai salah satu motor penggerak pada pertumbuhan ekonomi nasional.
 
Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin), Sri Bimo Pratomo, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil nyata dari penguatan struktur industri dalam negeri. “Juga, hasil dari peningkatan kinerja ekspor, serta dukungan kebijakan yang konsisten,” kata dia dalam keterangan resmi (5/10/2025).

“Sektor IKFT telah berkontribusi sebesar 3,82% terhadap PDB nasional, hal ini menunjukkan peran strategis sektor ini sebagai motor dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Bimo.
 
Kinerja positif sektor IKFT didukung oleh beberapa subsektor yang tumbuh secara signifikan, seperti Industri Bahan Galian Non Logam yang mencatat kenaikan tertinggi sebesar 10,07% pada triwulan II tahun 2025. Angka ini menunjukkan lonjakan besar dibandingkan triwulan sebelumnya, di mana subsektor ini sempat mengalami penurunan sebesar 1,68% di triwulan I tahun 2025.
 
Lebih lanjut, subsektor industri kimia, farmasi, dan obat tradisional turut mencatat lonjakan pertumbuhan yang signifikan, hingga mencapai 9,39%, jauh lebih tinggi dibandingkan triwulan I tahun 2025 yang hanya sebesar 3,68%, maupun 4,47% pada triwulan IV tahun 2024.

“Kinerja positif juga terlihat pada industri kulit, barang kulit, dan alas kaki yang naik menjadi 8,31% dari yang sebelumnya 6,95% pada triwulan I 2025,” kata dia.

BACA JUGA:   Prodia Perluas Layanan Diagnostik melalui Kemitraan Strategis di Tiga Negara Asia
Tags: industri ikftindustrikimia farmasi tekstilkemenperin
Previous Post

PLN Enjiniring Genjot HC untuk Ciptakan Target 4.000 Projek

Next Post

Proyeksi dan Rekomendasi Saham Pekan Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR