Jakarta, TopBusiness – PT Chitose Internasional Tbk (IDX: CINT), emiten produsen furnitur terkemuka di Indonesia, menegaskan langkah strategisnya untuk memperkuat jaringan pemasaran dan distribusi di tahun 2025. Strategi ini menjadi bagian dari upaya Perseroan menjaga momentum pertumbuhan yang solid di tengah dinamika ekonomi global.
Direktur PT Chitose Internasional Tbk, R. Nurwulan Kusumawati, mengatakan bahwa sepanjang 2025, Chitose menyiapkan beberapa langkah utama antara lain memperluas jaringan sekaligus mempertahankan loyalitas pelanggan melalui produk yang kompetitif dan layanan optimal.
“Chitose juga berfokus mengembangkan segmen pasar baru di sektor institusi swasta dengan menghadirkan produk-produk modern sesuai kebutuhan serta menjalankan strategi berbasis efisiensi operasional dan modernisasi pabrik,” ujar Nurwulan dalam keterangannya, Kamis (6/11/2025).
Langkah tersebut berhasil meningkatkan produktivitas dan menekan biaya produksi. Selain itu juga berkontribusi terhadap peningkatan margin laba dan menjaga profitabilitas.
Hingga Kuartal III-2025, Chitose mencatat kinerja positif dengan penjualan bersih mencapai Rp324,29 miliar dan laba tahun berjalan sebesar Rp10,23 miliar, tumbuh 53,06% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Segmen pendidikan dan peralatan kantor masih menjadi tulang punggung penjualan Chitose. Per akhir September 2025, penjualan dari segmen pendidikan mencapai Rp156,67 miliar, tumbuh 13,31% secara tahunan (YoY), seiring meningkatnya permintaan furnitur dari lembaga pendidikan negeri maupun swasta. Sementara segmen peralatan kantor menyumbang Rp161,34 miliar atau sekitar 34% dari total penjualan, turut mencatatkan pertumbuhan positif.
Menurut Nurwulan, pencapaian tersebut menjadi bukti ketahanan dan adaptivitas bisnis Chitose. “Kinerja hingga periode ini mencerminkan kekuatan fundamental dan ketangguhan bisnis kami di tengah kondisi global yang menantang. Kami terus menjaga momentum pertumbuhan melalui inovasi produk, efisiensi operasional, serta penguatan di segmen strategis yang selaras dengan kebutuhan pasar, termasuk sektor pendidikan dan perkantoran,” ujar Nurwulan.
“Kinerja positif hingga kuartal ketiga ini menunjukkan arah yang sejalan dengan target tahunan kami. Kami optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan yang stabil hingga akhir tahun,” tutup Nurwulan.
