TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

KRAS Kembangkan Kawasan Industri Ketiga Ini Jadi KEK

Nurdian Akhmad
26 November 2025 | 11:24
rubrik: Business Info
Proyek Selesai, KRAS Optimistis Kinerja 2019 Membaik

FOTO: istimewa

Jakarta, TopBusiness — PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (IDX: KRAS) tengah mempersiapkan kawasan industri ketiga seluas 2.000 hektare (Ha) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Langkah ini menjadi bagian dari transformasi perusahaan untuk memperkuat kontribusi sektor non-baja sebagai sumber pendapatan baru.

“Saat ini kami mempunyai dua kawasan industri. Kita akan kembangkan kawasan industri ketiga yang rencananya akan kami jadikan kawasan ekonomi khusus,” ujar Direktur Komersial, Pengembangan Usaha dan Portofolio Krakatau Steel, Hernowo dalam keterangannya yang dikutip Rabu (26/11/2025).

Kawasan baru ini akan difokuskan pada pengembangan industrialisasi baja, industri petrokimia, industri farmasi, renewable feedstock, serta berbagai sektor yang mengusung prinsip green industry. Dengan skema insentif KEK, manajemen berharap kawasan tersebut dapat menarik lebih banyak investasi strategis.

Saat ini Krakatau Steel telah mengelola dua kawasan industri dengan total hampir 3.000 hektare dan sekitar 100 tenant aktif. Melihat perkembangan tersebut, pengembangan kawasan ketiga dinilai menjadi momentum penting memperluas basis bisnis di luar baja.

Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menegaskan bahwa di tengah dinamika pergerakan saham, manajemen tetap berfokus pada transformasi menyeluruh. Program efisiensi operasional, perbaikan biaya energi, serta optimalisasi portofolio anak usaha menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkuat fundamental jangka panjang.

“Fokus kami menjalankan transformasi operasional, efisiensi biaya, dan memperkuat fundamental jangka panjang. Setiap informasi material pasti kami sampaikan melalui keterbukaan informasi,” ujar Akbar.

Ia menambahkan, berbagai inisiatif tersebut mulai memberikan kepercayaan baru dari investor yang melihat arah transformasi Krakatau Steel semakin positif.

Selain transformasi internal, Krakatau Steel juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pemain global untuk memperkuat posisi perusahaan dalam rantai pasok baja internasional.

BACA JUGA:   Pacu Investasi, Pemerintah Tambah Enam KEK Baru pada 2026

Optimisme perseroan semakin besar setelah Krakatau Steel resmi bergabung dengan keluarga besar Danantara, pengelola aset global dengan nilai sekitar US$ 1 triliun. Akbar menilai sinergi tersebut akan mempercepat proses kebangkitan perusahaan.

“Kami sudah masuk dalam keluarga besar Danantara. Kami sangat yakin Krakatau Steel akan bangkit, Krakatau Steel akan kembali menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujarnya.

Tags: kawasan ekonomi khususkawasan industriPT Krakatau Steel Tbk
Previous Post

KB Bank Perkuat Kualitas Aset Lewat Asset Swap Sukuk TOBA

Next Post

BNI Sekuritas: Ini Langkah Sederhana Jaga Akun Investasi di Era Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR