Jakarta, BusinessNews Indonesia—Pengembang properti Lippo Cikarang mencatatkan kenaikan aset untuk laporan keuangan kuartal 3 2017. Kenaikan itu sebesar 90,8% menjadi Rp 10,8 triliun.
“Untuk akhir tahun 2016, nilai aset kami masih di Rp 5,6 triliun,” kata Presidennya Direkturnya Lippo Cikarang, Ivan Budiono, dalam keterangan pers (31/1/2018).
Ivan mengatakan bahwa untuk kuartal 3 2017, pihaknya meraih pendapatan Rp 1,2 triliun dan laba bersih komprehensif sebesar Rp 437 miliar. “EBITDA perseroan untuk sembilan bulan pertama itu tercatat sebesar Rp 453 miliar,” kata dia.
Untuk periode itu, pendapatan dari rumah hunian dan divisi apartemen sebesar Rp 939 miliar atau menyumbang 76,6% dari total pendapatan. Sementara pendapatan dari Divisi Industri dan Komersial tercatat sebesar Rp 77,5 miliar dan menyumbang 6,3% terhadap total pendapatan.
Sedangkan besarnya recurring income menjadi Rp 209 miliar di kuartal ketiga 2017 atau naik 7% dari Rp 195 miliar di periode yang sama tahun 2016.
“Angka itu memberikan kontribusi sebesar 17,1% terhadap total pendapatan,” kata Ivan.
