Jakarta, TopBusiness – PT Tirta Mahakam Resources Tbk (IDX: TIRT), emiten di sektor angkutan laut dalam negeri, melanjutkan agenda transformasi bisnis dengan memfokuskan kegiatan usahanya pada layanan angkutan laut. Langkah ini ditempuh untuk memastikan operasional Perseroan berjalan lebih lancar, efektif, dan efisien di tengah dinamika industri dan tantangan ekonomi global.
Sebagai bagian dari proses transformasi tersebut, Perseroan melakukan penguatan struktur operasional dan tata kelola perusahaan. Upaya ini dilakukan melalui optimalisasi aset, peningkatan efisiensi biaya, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam setiap pengambilan keputusan bisnis guna menjaga keberlanjutan kinerja Perseroan ke depan.
Manajemen TIRT menegaskan bahwa penguatan tata kelola dan disiplin operasional menjadi fondasi penting dalam menata kembali arah bisnis Perseroan, khususnya di sektor angkutan laut yang dinilai memiliki potensi pendapatan berkesinambungan.
Saat ini, seluruh armada Perseroan yang berjumlah 20 kapal telah beroperasi penuh atau fully occupied. Operasional armada difokuskan untuk memenuhi kontrak-kontrak yang sedang berjalan dengan wilayah layanan utama meliputi Kendawangan, Kalimantan Barat, serta Berau, Kalimantan Timur. Optimalisasi utilisasi armada menjadi prioritas agar aset yang dimiliki dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap kinerja perusahaan.
Meski demikian, Perseroan masih menghadapi tantangan berupa defisiensi modal yang relatif besar. Oleh karena itu, langkah perbaikan kondisi keuangan akan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan mempertimbangkan perkembangan ekonomi global serta tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Perseroan memandang bisnis angkutan laut dapat memberikan pendapatan yang berkesinambungan. Fokus operasional saat ini diarahkan pada pemenuhan kontrak yang telah diperoleh dengan mengoptimalkan utilitas armada yang dimiliki,” ujar Presiden Direktur PT Tirta Mahakam Resources Tbk, Tham Arvin Setyanto dalam cara Paparan Publik Perseroan, Rabu (17/12/2025).
Ke depan, manajemen berharap konsistensi dalam penguatan operasional dan tata kelola dapat menjadi pijakan bagi TIRT untuk memperbaiki struktur keuangan sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham.
