Jakarta-Thebusinessnews. PT XL Axiata Tbk mengaku, pada tahun ini pihaknya akan mengupayakan untuk tidak memperbesar porsi utang, tercermin dari rencana perseroan untuk mengambil dana internal senilai Rp7 triliun sebagai belanja modal (capex) 2016.
Menurut Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini mengungkapkan, pada 2016 pihaknya kembali mengalokasikan belanja modal senilai Rp7 triliun. “Capex kami untuk tahun ini sebesar Rp7 triliun yang bersumber dari kas internal,” ucapnya di Jakarta, Selasa (2/2).
Dia menegaskan, sebesar 60 persen dari capex akan digunakan untuk meningkatkan layanan mobile internet 4G LTE, sedangkan sisanya untuk mendukung pengembangan infrastruktur teknologi informasi (IT). “Kami tidak pernah lagi gunakan pinjaman untuk capex,” imbuhnya.
Lebih lanjut Dian menjelaskan, meski besaran capex 2016 setara dengan belanja modal di tahun sebelumnya, namun diharapkan capex tahun ini bisa terserap optimal. “Sekarang, kami tidak mau lagi meng-create utang baru,” tegasnya.
Dian mengatakan, perseroan juga telah mengumumkan rencana penerbitan saham baru (rights issue) untuk membayar utang dari pemegang saham senilai US$500 juta. “Kami telah melihat kemajuan signifikan dan mendapatkan momentum atas agenda transformasi sejak 2015,” ujarnya. (az)