Jakarta, BusinessNews Indonesia—Dollar Indeks diperkirakan masih dalam tren menguat. Sementara, nilai tukar Rupiah ke USD diperkirakan menurun hari ini.
Analis Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail, menjelaskan hal tersebut pagi ini di Jakarta, dalam riset hariannya.
Mikail mengatakan bahwa hari ini, Dollar Indeks kemungkinan bergerak menguat terhadap beberapa mata uang kuat dunia lainnya. Hal seiring kuatnya data tenaga kerja Amerika Serikat (AS), dan naiknya imbal hasil US treasury.
“Selain itu, kembali naiknya produksi minyak AS juga menopang USD,” kata dia.
Di sisi lain, Rupiah kemungkinan masih lanjutkan pelemahan seiring tingginya capital outflow di pasar obligasi seminggu terakhir, dan kembali naiknya yield obligasi AS.
“Rupiah di pasar spot diperkirakan bergerak di rentang Rp 13.600 per USD sampai Rp 13.650 per USD,” Mikail menjelaskan.
