Jakarta, TopBusiness—Bank Indonesia (BI) kemarin merilis data aliran modal asing untuk pekan kedua Januari 2026. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa premi CDS Indonesia lima tahun, per 14 Januari 2026 sebesar 71,43 bps.
“Angka itu naik dibanding dengan 9 Januari 2026 yang sebesar 69,31 bps,” kata Ramdan dalam keterangan resmi (15/1/2026).
Adapun berdasarkan data transaksi 12 – 14 Januari 2026, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp7,71 triliun, terdiri dari jual neto sebesar Rp8,15 triliun di pasar SBN dan Rp2,64 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Serta beli neto sebesar Rp3,08 triliun di pasar saham.
Ramdan pun menjelaskan bahwa selama tahun 2026, berdasarkan data setelmen hingga 14 Januari 2026, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp5,33 triliun di SRBI dan Rp6,16 triliun di pasar saham.
“Serta jual neto sebesar Rp9,91 triliun di pasar SBN.”
