TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perkuat Modal, JMAS Bidik Premi Tumbuh 20% di Tahun Ini

Busthomi
21 January 2026 | 14:10
rubrik: Capital Market
Perkuat Modal, JMAS Bidik Premi Tumbuh 20% di Tahun Ini

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (IDX: JMAS) memasuki 2026 dengan fondasi permodalan yang lebih solid dan arah bisnis yang kian terfokus. Emiten asuransi syariah ini memastikan telah memenuhi ketentuan ekuitas minimum sebesar Rp100 miliar sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 23 Tahun 2023.

Direktur Utama JMA Syariah Basuki Agus mengatakan pemenuhan ekuitas minimum tersebut membuat perseroan tidak lagi terbebani isu permodalan dalam beberapa tahun ke depan, sehingga manajemen dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis.

“Untuk JMA Syariah, sampai 2026 insya  Allah ekuitas minimum sudah terpenuhi, sehingga tidak menjadi isu lagi dalam pemenuhan POJK,” ujar Basuki dalam paparan publik virtual, dikutip Rabu (21/1/2026).

Dengan posisi permodalan yang lebih kuat, JMAS membidik pertumbuhan pendapatan kontribusi premi sebesar 20% pada 2026. Jika mengacu pada realisasi kontribusi premi 2025 sekitar Rp295 miliar, maka target pendapatan tahun ini diproyeksikan mendekati Rp360 miliar.

Dari sisi strategi bisnis, JMAS mengungkapkan adanya pergeseran fokus portofolio dari asuransi kesehatan ke asuransi jiwa. Langkah ini ditempuh untuk menjaga pertumbuhan yang lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Kalau asuransi jiwa, pertumbuhannya bisa lebih sustain. Sementara asuransi kesehatan kontraknya pendek, sehingga fluktuasinya cenderung lebih tajam,” jelas Basuki.

Meski demikian, JMAS menegaskan tidak sepenuhnya meninggalkan bisnis asuransi kesehatan. Perseroan tetap menerima produk tersebut, namun dengan pendekatan yang lebih selektif dan berbasis manajemen risiko.

“Kami tetap menerima asuransi kesehatan, tetapi yang risikonya bisa kami kelola dengan baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pendekatan selektif ini diharapkan membuat proses underwriting lebih akurat, sekaligus memberikan nilai tambah bagi nasabah. Menurut Basuki, penyesuaian harga dan manfaat yang lebih presisi akan menciptakan keseimbangan antara perlindungan peserta dan keberlanjutan bisnis.

BACA JUGA:   Hari Ini, IHSG Berpotensi Naik

“Pemegang polis mendapat manfaat yang sesuai dengan kebutuhannya, dengan harga yang seimbang dengan risiko yang ditanggung,” katanya.

Di tengah persaingan industri asuransi syariah yang kian ketat, termasuk tingginya biaya teknologi dan tekanan tarif, JMAS menetapkan dua strategi utama pada 2026. Pertama, mengoptimalkan pemasaran berbasis teknologi sebagai alat pendukung tenaga pemasaran, bukan semata melalui fintech.

Ke depan, tenaga pemasaran JMAS cukup memanfaatkan perangkat gawai untuk memasarkan produk yang telah terintegrasi dalam sistem perusahaan. “Jika diperlukan pengembangan lanjutan, perseroan akan mengikuti perkembangan teknologi,” ujar Basuki.

Strategi kedua, JMAS memilih menjauh dari perang tarif. Manajemen menilai persaingan harga justru berpotensi merugikan industri secara keseluruhan. Sebagai gantinya, perseroan mengedepankan kualitas layanan, kesesuaian manfaat produk, dan pemenuhan janji layanan kepada peserta. “Dengan pendekatan ini, industri asuransi syariah diharapkan tumbuh lebih sehat tanpa terjebak dalam persaingan tarif yang berkepanjangan,” pungkas Basuki. (AI)

Tags: industri asuransi syariahJMASpremi asuransiPT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk
Previous Post

COIN Terapkan Prinsip Kehati-hatian Kelola Dana IPO

Next Post

OJK dan Bappebti Resmi Akhiri Transisi Pengawasan Aset Keuangan Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR