TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ekonomi RI Cenderung ‘Optimis dan Hati-hati’

Achmad Adhito
23 January 2026 | 08:38
rubrik: Ekonomi
MRT Dorong Pasar Properti Jalan Fatmawati

Jalur MRT di Jalan Fatmawati, Jaksel (Foto: Adhito/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness—Narasi makro Indonesia semakin condong ke cautious optimism, ditopang perbaikan penilaian eksternal, diplomasi ekonomi yang aktif, serta pipeline proyek berbasis negara yang terus melebar. Hal itu dipaparkan dalam riset ekonomi dari Samuel Sekuritas Indonesia, pagi ini.

Revisi naik proyeksi pertumbuhan dari lembaga multilateral memerkuat keyakinan terhadap resiliensi jangka menengah, meski reformasi domestik masih berjalan tidak merata.

“Keterlibatan luar negeri Presiden Prabowo mengindikasikan penekanan yang lebih kuat pada economic branding, daya tarik FDI (foreign direct investment), dan kemitraan strategis dengan negara maju’, demikian ditulis di riset itu.

Pada saat yang sama, eksperimen regulasi di cukai, pengawasan kripto, dan pengembangan waste-to-energy mencerminkan upaya pemerintah mencari sumber penerimaan baru sekaligus solusi sustainability.

Pengawasan sektor keuangan tetap aktif, dengan otoritas memperkuat perlindungan konsumen dan pemulihan dana fraud. Tata kelola komoditas juga diperketat, terutama di batubara dan tembakau, yang menambah risiko kebijakan berbasis enforcement.

Riset Samuel Sekuritas itu pun menyebut bahwa proyek pengelolaan sampah dan transisi energi mulai mendapatkan momentum, namun masih menghadapi tantangan trust publik dan eksekusi.

Di ranah politik, isu tata kelola pemilu dan urusan keagamaan tetap sensitif, namun dikelola secara incremental, bukan melalui reform yang abrupt.

“Secara keseluruhan, Indonesia sedang menyeimbangkan ambisi pertumbuhan dengan konsolidasi institusional di tengah backdrop global yang kompleks’.

BACA JUGA:   Potensi Rokan jadi Andalan SKK Migas menuju Produksi 1 Juta Barel
Tags: ekonomi indonesiariset samuel sekuritassamuel sekuritas indonesia
Previous Post

BI: Perbankan Longgarkan Standar Penyaluran Kredit Q4 2025

Next Post

Jumat Akhir Pekan, IHSG Diperkirakan Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR