TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PGEO Menangi Penugasan Eksplorasi Panas Bumi di Cubadak Panti Kapasitas 77 MWe

Busthomi
26 January 2026 | 16:13
rubrik: Ekonomi
Tambah 55 MW Energi Bersih ke Listrik Nasional, PGE Sinkronisasi PLTP Lumut Balai Unit 2

Salah satu proyek panas bumi miliki PGEO. FOTO: Dok PGE

Jakarta, TopBusiness – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (IDX: PGEO) atau PGE resmi diumumkan sebagai calon pelaksana Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) untuk wilayah panas bumi Cubadak Panti setelah memenangkan proses seleksi kompetitif oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

PGE berhasil unggul dengan menempati peringkat pertama dengan nilai penilaian sebesar 87,01. Selanjutnya, Perseroan akan melaksanakan ketentuan administrative sebagaimana diatur oleh Pemerintah.

Wilayah PSPE Cubadak Panti terletak di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat, mencakup area seluas 29.897 hektare. Berdasarkan data awal, wilayah ini diperkirakan memiliki potensi cadangan panas bumi (possible reserves) sebesar 77 megawatts electric (MWe).

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Edwil Suzandi mengungkapkan, semangat Perseroan dalam mengembangkan potensi panas bumi nasional agar manfaatnya dapat dirasakan Masyarakat luas.

“Penugasan ini membuka peluang bagi PGE untuk menambah cadangan sumber daya panas bumi di luar potensi Wilayah Kerja Panas Bumi eksisting sebesar 3 gigawatt yang dikelola saat ini,” kata Edwil, Senin (26/1/2026).

“Hal ini juga mempertegas dukungan Perusahaan terhadap program pemerintah dalam mempercepat transisi energi, mendorong dekarbonisasi nasional, serta meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi atau energy mix Indonesia,” lanjut dia.

Pemilihan ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penugasan Survei Pendahuluan dan Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi Panas Bumi, serta berpedoman pada Dokumen Pemilihan PSPE Panas Bumi.

Sebagai pionir pengembangan energi panas bumi di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, PGE saat ini mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 megawatt (MW) dari enam wilayah operasi yang dikelola secara mandiri.

BACA JUGA:   Green Bond Pertamina Geothermal Energy Diburu Investor

PGE juga tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis, di antaranya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Hululais Unit 1 & 2 (110 MW) serta proyek co-generation dengan total kapasitas mencapai 230 MW.

Selain proyek-proyek tersebut, PGE juga mempersiapkanvpengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MWvyang ditargetkan mencapai commercial operation date (COD) pada 2030.

Seluruh portofolio ini menjadi bagian dari Upaya PGE untuk memperkuat kontribusinya dalam mendukung swasembada energi nasional serta target Net Zero Emission 2060.

Tags: Cubadak Pantipanas bumiPGEOPT Pertamina Geothermal Energy Tbk
Previous Post

Simpang Sebidang (Intersection) Siak Tol Lingkar Pekanbaru akan Dibangun

Next Post

BTN Usul Batas Harga Rumah Subsidi Dinaikkan Jadi Rp 750 Juta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR