
Jakarta, businessnews.id — PT Eka Sari Lorena Transport, Tbk. telah mengumpulkan modal tambahan sebesar Rp 135 miliar dari IPO (initial public offering) di Bursa Efek Indonesia. Dana tersebut digunakan sebagai penunjang perseroan yang bergerak di transportasi ini untuk menjadi pemain nomor satu di Indonesia.
Menurut Presiden Direktur Eka Sari Lorena Tranport, G.T. Soerbakti, pihaknya akan terus mengembangkan bisnis transportasi darat. “Dana dari IPO akan digunakan sekitar 81 persen untuk penambahan armada baru bus AKAP (antar-kota antar-propinsi) dan APTB (Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus TransJakarta),” kata dia di Jakarta hari ini.
Sedangkan sisa dana tersebut akan digunakan merekondisi bus lama sekitar 16 persen dari Rp 135 miliar. Lalu, untuk fasilitas infrastruktur depo serta workshop Bus TransJakarta. “Dan 3 persen akan digunakan untuk modal kerja perseroan.”
Ditambahkan oleh Investor Relation Eka Sari Lorena Transport, Andy Porman Tambunan, LRNA akan menambah 10 rute baru.
Rute baru itu diharapkan dapat bersaing dengan moda tranportasi udara low cost carrier. “Misalnya untuk rute Jakarta-Palembang atau Jakarta- Tuban, apalagi dengan naiknya harga tiket pesawat saat ini,” kata dia.
Untuk mendukung itu pihaknya akan menambah 70 armada bus AKAP dan 50 bus rekondisi. Rencana ini merupakan bagian dari pegembangan bisnis selama dua tahun mendatang dengan jumlah armada sebanyak 258 armada bus AKAP. “Armada bus AKAP akan menyumbangkan pendapatan sebesar 90 persen.”
Di samping itu, Tambunan menambahkan, pihaknya dalam lima tahun setelah IPO akan mengembangkan jalur-jalur baru di luar Jawa dan Sumatera. Itu seperti Kalimantan, terutama daerah perbatasan dengan Malaysia. Juga, Lorena berencana mengembangkan rute di Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Timor Leste. (ZIZ)
EDITOR: DHI