TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kredit BCA Tumbuh 8 Persen Sepanjang 2025, Laba Bersih Capai Rp 57,5 Triliun

Nurdian Akhmad
27 January 2026 | 16:31
rubrik: Business Info
Kredit BCA Tumbuh 8 Persen Sepanjang 2025, Laba Bersih Capai Rp 57,5 Triliun

Jakarta , TopBusiness – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat kinerja solid sepanjang 2025 dengan pertumbuhan kredit sebesar 8 persen secara tahunan (year on year/yoy). Penyaluran kredit BCA terdistribusi merata ke berbagai sektor, mulai dari manufaktur, perdagangan, restoran, hotel, hingga rumah tangga, sejalan dengan komitmen perseroan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah atas kepercayaan yang diberikan. “Dukungan nasabah, pemerintah, dan otoritas menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak dan berkontribusi bagi perekonomian di seluruh penjuru Tanah Air. Berkat sinergi tersebut, BCA mampu melewati 2025 dengan kinerja positif,” ujar Hendra dalam Press Conference BCA di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Di sisi pendanaan, dana giro dan tabungan (CASA) tumbuh 13,1 persen yoy menjadi Rp1.045 triliun. Total dana pihak ketiga (DPK) meningkat 10,2 persen yoy mencapai Rp1.249 triliun per Desember 2025.

Penyaluran kredit usaha BCA tercatat tumbuh 9,9 persen yoy menjadi Rp756,5 triliun. Pembiayaan konsumen tetap terjaga sebesar Rp224,1 triliun, ditopang oleh kredit pemilikan rumah (KPR) senilai Rp142,3 triliun dan kredit kendaraan bermotor (KKB) sebesar Rp56,6 triliun. BCA juga mulai mendukung penyaluran KPR subsidi atau FLPP swasta sejak Oktober 2025.

Sementara itu, outstanding pinjaman konsumen lainnya, yang mayoritas berasal dari kartu kredit, tumbuh 9,8 persen yoy menjadi Rp25,2 triliun. Kualitas kredit tetap terjaga, tercermin dari rasio loan at risk (LAR) yang membaik menjadi 4,8 persen dari 5,3 persen pada tahun sebelumnya. Rasio kredit bermasalah (NPL) terkendali di level 1,7 persen, dengan pencadangan yang memadai.

BCA juga memperkuat pembiayaan berkelanjutan. Kredit ke sektor-sektor berkelanjutan tumbuh 11,7 persen yoy menjadi Rp255 triliun atau setara 25,8 persen dari total portofolio pembiayaan. Pembiayaan energi baru terbarukan melonjak dua kali lipat menjadi Rp6,2 triliun, sementara kredit kendaraan bermotor listrik tumbuh 53 persen yoy mencapai Rp3,6 triliun.

BACA JUGA:   Kontribusi Dana Murah BCA Capai 75,7 Persen

Di segmen inklusi dan pemberdayaan, BCA menghadirkan program Kredit Multiguna Usaha Kartini dengan bunga spesial mulai 3,21 persen efektif per tahun. Hingga Desember 2025, BCA mencatat lebih dari 43 ribu debitur perempuan.

Dari sisi kinerja keuangan, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tumbuh 4,1 persen yoy, sedangkan pendapatan nonbunga meningkat 16 persen yoy. Secara total, pendapatan operasional naik 5,4 persen yoy. Rasio cost to income (CIR) membaik dan menopang pertumbuhan laba bersih BCA sebesar 4,9 persen yoy menjadi Rp57,5 triliun.

Sepanjang 2025, frekuensi transaksi BCA melonjak 17 persen yoy menjadi 42 miliar transaksi. Pada puncaknya, BCA memproses hampir 300 juta transaksi dalam satu hari. Transaksi mobile banking dan internet banking tumbuh 19 persen yoy, didukung pengembangan aplikasi myBCA yang kini dilengkapi fitur NFC, pembayaran zakat, pembelian tiket transportasi, multi-valuta, hingga akses melalui smartwatch.

Dalam aspek keberlanjutan, BCA mencatat pengelolaan limbah operasional hingga 657 ton serta berbagai inisiatif yang berpotensi menurunkan emisi operasional mencapai 5.575 ton CO2 ekuivalen. Melalui Bakti BCA, perseroan juga aktif di sektor sosial, pendidikan, lingkungan, dan budaya, termasuk penyaluran beasiswa bagi 8.500 pelajar, dukungan UMKM berorientasi ekspor, restorasi mata air, penanaman ratusan ribu pohon, hingga rehabilitasi satwa.

Atas kinerja dan tata kelola tersebut, BCA meraih berbagai penghargaan internasional sepanjang 2025, di antaranya World’s Most Trustworthy Companies dari Newsweek, World’s Best Bank in Indonesia versi Forbes, World’s Strongest Banking Brand dari Brand Finance, serta juara umum Annual Report Award 2024.

Tags: bcakredit BCA
Previous Post

Akhir Sesi Sore, IHSG Bertambah Sedikit

Next Post

Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR