Jakarta, BusinessNews Indonesia—Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya, menyatakan di Jakarta belum lama ini bahwa pihaknya berharap adanya rencana aksi implementatif untuk memutakhirkan kebijakan standardisasi barang, personal, proses, layanan, dan sistem industri konstruksi. Itu melalui workshop Standar Keselamatan Konstruksi, 1 Maret 2018, di Jakarta.
“Workshop ini diharapkan memberikan solusi kelembagaan memerkuat penerapan standar-standar dimaksud,” terang Bambang dalam keterangan pers yang diterima Majalah BusinessNews Indonesia.
Direncanakan, workshop ini akan menghadirkan Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Syarif Burhanuddin; Direktur Penyelenggaraan Konstruksi, DJBK Kementerian PUPR, Sumito; pakar keselamatan konstruksi, Rosmariani Arifuddin; ahli standar keselamatan konstruksi /anggota Council KAN, Soekarto; pakar manajemen konstruksi, Manlian R Simanjuntak; serta pakar industri konstruksi, Panani Kesai.
Aktivitas itu digelar terkait pentingnya menjamin keamanan dan keselamatan konstruksi yang belakangan ini banyak terjadi.
